ASITA-INACA Sarankan Cara Atasi Tiket Pesawat Mahal
ASITA dan INACA mengimbau penumpang berburu promo dan memesan lebih awal setelah kenaikan fuel surcharge pada tiket domestik yang memicu kekhawatiran biaya perjalanan udara. Saran ini disampaikan dalam kesempatan wawancara pada Jumat, 15 Mei 2026, sebagai upaya meringankan beban wisatawan jelang musim libur sekolah.
Kenaikan biaya dan kekhawatiran penumpang
Kenaikan fuel surcharge membuat harga tiket domestik naik sehingga memicu keluhan dari penumpang. Industri pariwisata menilai masyarakat perlu lebih cermat memilih jadwal dan memanfaatkan promo agar biaya perjalanan tetap terjangkau.
Saran ASITA: pesan lebih awal dan manfaatkan paket
Ketua Umum ASITA, Nunung Rusmiati, mendorong masyarakat memesan tiket sejak dini untuk mendapat harga lebih murah. Ia menekankan peran travel agent dalam membantu menyesuaikan paket sesuai anggaran wisatawan.
"Booking tiket lebih awal supaya mendapat harga yang lebih terjangkau. Travel agent juga siap memberikan solusi sesuai anggaran wisatawan,"
Nunung juga menyebut bahwa pelaku pariwisata aktif menjalin kerja sama dengan hotel dan penyedia layanan lain. Kolaborasi ini bertujuan menjaga agar paket wisata tetap kompetitif dan memberi pilihan fleksibel bagi konsumen.
"Kami berkolaborasi dengan hotel dan memberikan pilihan perjalanan lebih fleksibel. Masyarakat bisa memilih jadwal dengan harga lebih rendah,"
Sikap INACA: tarif disesuaikan dengan kondisi pasar
Sekretaris Jenderal INACA, Bayu Sutanto, mengatakan maskapai tidak selalu menerapkan surcharge maksimal kepada penumpang. Penyesuaian tarif tetap mempertimbangkan permintaan pasar dan kemampuan konsumen.
"Kami tetap melihat permintaan penumpang dan kondisi load factor penerbangan. Kalau tarif terlalu tinggi dan sepi penumpang, tentu merugikan maskapai,"
Bayu menekankan pentingnya memilih waktu perjalanan secara bijak. Menurutnya, harga tiket sangat dipengaruhi musim perjalanan dan jadwal penerbangan sehingga pemilihan waktu dapat menurunkan biaya.
Rekomendasi praktis untuk penumpang
- Pesan tiket jauh hari sebelum musim libur untuk mengamankan harga lebih rendah.
- Periksa promo dan paket dari travel agent yang bekerja sama dengan hotel sehingga mendapat harga kompetitif.
- Pilih jadwal di luar puncak atau hari sibuk untuk menghindari tarif tinggi.
Dengan langkah sederhana seperti memesan lebih awal dan memanfaatkan kolaborasi agen perjalanan, penumpang diharapkan dapat menekan pengeluaran meski ada penyesuaian fuel surcharge. Industri dan konsumen tetap diperingatkan untuk menyesuaikan pilihan perjalanan berdasarkan kondisi pasar dan ketersediaan penerbangan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...