Lokal

Polres Samosir Gelar Tes Urine Mendadak pada 148 Personel

Bagikan:
Aparat Polres Samosir mengikuti apel dan pemeriksaan urine mendadak

PANGURURAN — Polres Samosir menggelar tes urine mendadak terhadap 148 personel pada Senin, 27 Juli, sebagai langkah tegas memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian. Kegiatan berlangsung di halaman Polres dan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk memastikan integritas anggota.

Pelaksanaan tes mendadak

Kapolres Samosir, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara mendadak saat apel rutin. Seluruh anggota yang hadir, termasuk Kapolres dan pejabat utama, langsung mengikuti pemeriksaan.

“Tes urine ini dilaksanakan secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Anggota hanya dikumpulkan untuk apel seperti biasa, kemudian langsung dilakukan pemeriksaan urine. Seluruh personel yang diperiksa, termasuk saya sebagai Kapolres dan para pejabat utama, mengikuti tes tersebut,”

Dari total 553 personel Polres Samosir, sebanyak 148 personel dicek. Personel lain belum menjalani tes karena sedang bertugas di lapangan, dinas luar, cuti, atau menjalani perawatan karena sakit.

Teknis pemeriksaan

Ketua Tim Pemeriksaan Narkoba dari Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi, Iptu dr. Edgar Saragih, Sp.FM, menyebutkan bahwa pemeriksaan ini bagian dari agenda yang berlangsung di beberapa Polres di wilayah Sumatera Utara. Tim menggunakan alat tes urine dengan enam parameter sehingga hasil dapat keluar cepat.

“Sebelumnya kami telah melaksanakan pemeriksaan di Polres Pematangsiantar, Polres Simalungun, dan Polres Toba. Setelah dari Samosir, rencananya pemeriksaan akan dilanjutkan ke Polres Asahan atau Polres Tanjung Balai,”

Edgar menambahkan bahwa alat yang dipakai mampu memberikan hasil dalam waktu sekitar 10 hingga 15 detik setelah sampel diperiksa, sehingga memungkinkan deteksi cepat terhadap beberapa jenis narkotika.

Tindak lanjut dan komitmen

Kapolres menegaskan bahwa pimpinan Polda Sumatera Utara tidak memberi toleransi bagi anggota yang menjadi pengguna atau pengedar narkoba. Pemeriksaan mendadak ini merupakan bagian dari upaya pengawasan internal sebelum meningkatkan pemberantasan di masyarakat.

Hasil pemeriksaan untuk 148 personel yang diuji dinyatakan negatif. Dengan hasil itu, Polres Samosir menegaskan komitmen menjaga integritas dan profesionalisme anggota sebagai garda terdepan dalam pemberantasan narkoba.

Langkah serupa akan terus dilaksanakan di jajaran wilayah agar pengawasan internal semakin kuat dan upaya penindakan terhadap peredaran narkoba di masyarakat dapat berjalan lebih efektif.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait