Tapanuli Utara Rayakan HUT ke-81, Undang Mantan Pemimpin Daerah
TARUTUNG — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar puncak peringatan Hari Jadi ke-81 pada 5 Oktober 2026 di Tarutung, dengan mengundang para mantan pimpinan daerah sebagai penghormatan atas kontribusi mereka.
Acara ini dimaksudkan untuk mengenang perjalanan panjang kabupaten dan menghargai fondasi pembangunan yang dibangun generasi pemimpin sebelumnya. Bupati Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan bahwa kehadiran para pendahulu menjadi bagian penting dari peringatan.
Puncak peringatan dan tujuan undangan
Puncak perayaan digelar untuk mempererat ikatan antara generasi pemimpin dan memperlihatkan kontinuitas pemerintahan. Menurut Bupati Jonius, undangan ditujukan kepada mantan bupati, wakil bupati, ketua DPRD, dan sekretaris daerah yang masih hidup.
"Tentu, beliau-beliau yang masih hidup akan kita undang, mulai dari bupati, wakil bupati, ketua DPRD dan sekretaris daerah,"
Pernyataan itu disampaikan Jonius saat temu pers di Galeri Dekranasda Taput, Sopo Partungkoan, Jalan Sisingamangaraja, Tarutung. Dalam pertemuan itu, ia didampingi beberapa kepala dinas dan direktur rumah sakit daerah.
Daftar mantan pimpinan yang diundang
Pemkab telah menyampaikan undangan kepada sejumlah mantan pemimpin daerah. Nama-nama yang disebut antara lain:
- Mantan Bupati: Lundu Panjaitan, Dr. RE Nainggolan, Torang Lumbantobing (Toluto), Nikson Nababan
- Mantan Wakil Bupati: Frans Sihombing, Bangkit Silaban, Mauliate Simorangkir, Sarlandy Hutabarat
- Mantan Sekretaris Daerah: Sanggam Hutagalung dan pejabat lain yang pernah menjabat
Hadir mendampingi Bupati saat pengumuman undangan antara lain Kepala Dinas Kesehatan dr. Ganda Nainggolan, Direktur RSUD Tarutung dr. Bobby Simanjuntak, Kepala Dinas Pariwisata Dra. Betty Sitorus, dan Kepala Dinas Kominfo Donna Situmeang.
Undangan kepada pemimpin dari daerah hasil pemekaran
Sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan sejarah, Pemkab juga mengundang bupati dari wilayah yang merupakan hasil pemekaran Tapanuli Utara. Para kepala daerah tersebut berasal dari:
- Kabupaten Toba
- Humbang Hasundutan
- Samosir
- Dairi
- Pakpak Bharat
Bupati Jonius menyatakan undangan itu untuk mengakui peran historis daerah-daerah tersebut dalam perkembangan kawasan.
Penutup: Makna peringatan dan prospek ke depan
Perayaan usia 81 tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen refleksi terhadap kontribusi lintas generasi. Dengan melibatkan mantan pemimpin dan daerah hasil pemekaran, Pemkab berharap memperkuat sinergi untuk melanjutkan agenda pembangunan yang inklusif.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ratusan Dusun di Sumut Belum Dialiri Listrik, Perizinan Jadi Hambatan
Meski RE Sumut 99,86%, ratusan dusun belum dapat listrik karena perizinan kawasan hutan, lahan, dan akses ja...
Pemprov Sumut Siap Tindaklanjuti Aspirasi Hasil Reses DPRD
Pemprov Sumut menyatakan siap menindaklanjuti aspirasi hasil reses DPRD dengan mengurutkan usulan berdasarka...
Sopir Didakwa Jual Nomor Togel Sidney, Singapura, Hong Kong di Medan
Seorang sopir di Medan didakwa menjual nomor togel Sidney, Singapura, dan Hong Kong sejak Nov 2025; ia mener...
Wali Kota Medan Dukung Program Jaksa Sahabat Pendidik
Wali Kota Medan Rico Waas mendukung program Jaksa Sahabat Pendidik saat penandatanganan MOU 33 kabupaten/kot...
Kejati Sumut Luncurkan Jaksa Sahabat Pendidik untuk Cegah Korupsi Sekolah
Kejati Sumut meluncurkan Jaksa Sahabat Pendidik di Medan untuk mencegah korupsi proyek sekolah, namun soal b...
Kajati Sumut Tegaskan: Jangan Intervensi Kepala Sekolah
Kajati Sumut Muhibuddin menegaskan kepala daerah tak boleh mengintervensi kepala sekolah, saat peluncuran ho...