Tanjungbalai Resmi Luncurkan Logo 'Kota Kerang'
Tanjungbalai — Pemerintah Kota Tanjungbalai resmi meluncurkan logo city branding "Tanjungbalai Kota Kerang" pada Senin (10/8). Peluncuran berlangsung saat apel pemerintahan di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Mahyaruddin Salim bersama Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung serta jajaran asisten dan staf ahli.
Peluncuran dan legalitas
Logo baru ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat citra kota pesisir di Pantai Timur Sumatera Utara. Pemerintah kota menyatakan logo telah memperoleh legalitas hak cipta dari Kementerian Hukum Republik Indonesia (Kemenkum RI), sehingga menjadi aset tidak berwujud bagi daerah.
Dalam acara, wali kota menegaskan bahwa peluncuran bertujuan menegaskan identitas Tanjungbalai yang selama ini dikenal sebagai Kota Kerang. Hadirnya logo diharapkan mengurangi kekeliruan nama dengan daerah lain seperti Tanjungbalai Karimun atau Tanjung Pinang.
Tujuan dan manfaat
Pemkot berharap brand ini tidak hanya dikenal di tingkat provinsi, tetapi juga nasional dan internasional. Logo dirancang untuk menarik kunjungan wisatawan serta meningkatkan aspek ekonomi lokal, khususnya kuliner kerang yang sudah dikenal luas.
"Kita (Pemko) berharap dengan telah diluncurkan penggunaan logo city branding ini dapat memperkuat identitas Kota Tanjungbalai yang berada di Pesisir Pantai Timur Sumatera Utara, lebih dikenal dengan sebutan Tanjungbalai Asahan semakin menegaskan keberadaannya tidak lagi dikaitkan dengan daerah yang sama karena sebutan nama Tanjung misal Tanjungbalai Karimun atau Tanjung Pinang,"
"Harapannya, dapat menarik kunjungan wisatawan, khususnya lokal dan Propinsi yang berdekatan dengan Sumatera Utara, datang berkunjung dan melihat langsung Kota kita serta menikmati kuliner kerang yang telah dikenal luas,"
Implementasi dan ke depan
Menurut wali kota, city branding harus hidup dalam berbagai aspek, termasuk ruang digital. Penggunaan logo akan didukung oleh organisasi perangkat daerah (OPD) agar menjadi bagian dari keseharian warga dan pemerintahan.
Wali Kota menekankan city branding bukan sekadar gambar, tetapi sistem yang menyambungkan identitas kota dengan pengalaman digital dan pembangunan berkelanjutan.
"City branding ini bukan sekadar logo, tetapi sistem yang menghubungkan identitas kota dengan pengalaman digital,"
Peluncuran ini juga direncanakan menjadi dasar penerapan di berbagai bidang pemerintahan. Menurut wali kota, penggunaan logo akan dilaksanakan secara serentak dalam:
- perencanaan wilayah
- pembangunan infrastruktur
- promosi investasi
- komunikasi pemerintah
"City branding ini akan digunakan secara serentak dalam perencanaan wilayah, pembangunan infrastruktur, promosi investasi, hingga komunikasi pemerintah. Inilah fondasi untuk memperkuat daya saing Kota Tanjungbalai sebagai kota tujuan wisata dan investasi,"
Pemkot menegaskan peluncuran logo bukan akhir, melainkan awal implementasi berkelanjutan untuk memperkuat posisi Tanjungbalai sebagai tujuan wisata dan investasi di pesisir Timur Sumatera Utara.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...