Polres Binjai Ungkap Penemuan Mayat Bayi di Jalan Aiptu Radiman
Binjai — Polres Binjai mengungkap kasus penemuan mayat bayi laki-laki tanpa identitas yang ditemukan di pinggir sungai Jalan Aiptu Radiman, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota. Kejadian pertama dilaporkan pada Minggu, 26 Juli 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah penyelidikan, petugas menangkap dua tersangka pada Jumat, 31 Juli 2026 di Jalan Samanhudi, Kelurahan Bakti Karya.
Penemuan dan penanganan jenazah
Penemuan awal dilaporkan oleh kepala lingkungan Muhammad Syarif ke Polsek Binjai Kota. Kapolsek kemudian memerintahkan unit Reskrim untuk memeriksa lokasi. Di sana ditemukan mayat bayi dibungkus plastik kuning dan dibedung kain panjang warna coklat. Saat ditemukan, plasenta atau tali pusar masih menyatu dengan jenazah.
Jenazah pertama-tama dibawa ke RSU Dr. Djoelham Binjai, lalu dirujuk ke RS Bhayangkara Medan untuk visum dan pemeriksaan lanjutan.
Penangkapan tersangka
Tim Opsnal mendapat informasi terpercaya mengenai keberadaan dugaan pelaku di Jalan Samanhudi. Setelah melakukan penyelidikan, petugas menemukan dan mengamankan dua orang yang diduga terlibat.
Tersangka pertama berinisial SS (55), perempuan yang berprofesi sebagai bidan persalinan. Tersangka kedua RD (31), laki-laki dan wiraswasta, diduga melakukan pembuangan jenazah di lokasi kejadian. Keduanya dibawa ke Polres Binjai untuk proses penyidikan.
"Polres Binjai melalui Sat Reskrim Unit Pidum berhasil mengungkap kasus penemuan mayat bayi laki-laki yang belum diketahui identitasnya di Jalan Aiptu Radiman,"
Barang bukti dan status hukum
Polisi menyita sejumlah barang bukti yang dianggap relevan dengan kasus. Barang-barang tersebut kini diamankan di Polres Binjai untuk kepentingan penyidikan.
- Satu unit sepeda motor Nmax BK 2790 RBI warna hitam
- Satu kaos putih dan satu celana panjang hitam
- Satu tas waistbag hitam
- Sepasang sandal warna coklat muda
- Satu helm Yamaha Nmax warna hitam
- Satu meter kain panjang warna coklat
- Kantong plastik warna kuning dan putih
- Uang tunai sebesar Rp500.000
Kedua tersangka dijerat dengan pasal Pasal 458 ayat (1) juncto Pasal 20, 21 Subsider Pasal 270 KUHP. Ancaman pidana yang disampaikan kepolisian mencapai maksimal 15 tahun penjara.
Implikasi dan komitmen kepolisian
Kapolres menegaskan bahwa penindakan ini bagian dari upaya menegakkan hukum dan menjaga keamanan publik. Polres Binjai menyatakan terus memberantas segala bentuk tindak kriminal yang mengancam keselamatan anak dan masyarakat.
Proses penyidikan masih berlangsung untuk memastikan kronologi lengkap dan status hukum kedua tersangka, termasuk pemeriksaan saksi dan bukti forensik yang relevan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...