Kodim 0104 Tanam 1.000 Mangrove di Kuala Langsa Saat HUT TNI ke-81
Langsa — Dalam rangka HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Rabu (2/9), Kodim 0104/Aceh Timur memimpin penanaman 1.000 pohon mangrove di pesisir Pelabuhan Kuala Langsa. Sekitar 80 pasang tangan bergotong royong menancapkan bibit mangrove di lumpur pesisir untuk memperkuat konservasi dan ketahanan pantai.
Kegiatan dan peserta
Kegiatan berlangsung di Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat. Aksi ini bukan sekadar seremonial. Penanaman dilaksanakan bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, sekolah, dan masyarakat setempat.
- Kasdim 0104/Aceh Timur Mayor Inf Hanafi (mewakili Dandim)
- Danramil 22/Langsa Barat Kapten Kav Kairul Nizam
- Kapolsek Langsa Barat AKP Asep Supriadi SH
- Camat Langsa Barat Risky Andrian SSTP MSP
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Langsa Aulia Syahputra SSTP MSP
- Kepala SMAN 1 Langsa Rusli SAg
- Kasat Pol PP/Wilayatul Hisbah Kota Langsa Ali Musafah SE
- Danpos AL Kuala Langsa Lettu Laut R Simanjuntak
- Geuchik Kuala Langsa, personel Kodim 0104/Aceh Timur, anggota Satpol PP, serta siswa-siswi SMAN 1 Langsa
Alasan penanaman dan manfaat mangrove
Kasdim Mayor Inf Hanafi menjelaskan pentingnya kawasan pesisir dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Ia menyebut mangrove sebagai garis pertahanan alamiah pantai.
Hutan mangrove merupakan benteng hijau yang memiliki peran strategis dalam melindungi garis pantai dari abrasi, mengurangi dampak gelombang laut, serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut yang mendukung kehidupan masyarakat pesisir.
Penanaman ini dimaksudkan untuk memperkecil risiko abrasi dan memulihkan fungsi ekosistem pesisir yang mendukung mata pencaharian warga.
Proses penanaman
Usai sambutan, peserta bahu-membahu menancapkan bibit mangrove di kawasan berlumpur. Kegiatan berjalan dalam suasana semangat kebersamaan dan ditutup dengan foto bersama di bibir pantai.
Angka seribu bukan hanya sebuah jumlah, namun menjadi simbol kepedulian dan tekad bersama untuk mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada anak cucu kita.
Dampak dan komitmen jangka panjang
Kodim menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk melindungi pesisir. Penanaman mangrove juga menjadi sarana edukasi bagi pelajar dan masyarakat.
Penanaman mangrove ini menjadi salah satu bentuk nyata bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan mempertahankan bangsa, tetapi juga melalui kepedulian menjaga bumi sebagai warisan bagi generasi penerus.
Dengan langkah nyata ini, diharapkan garis pantai Kuala Langsa lebih tangguh terhadap ancaman abrasi dan ekosistem laut perlahan pulih. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga dalam pelestarian lingkungan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemda Diminta Sediakan Lahan agar Huntap Aceh Rampung 2027
Wagub Aceh minta pemda siapkan lahan dan perbarui data agar pembangunan huntap bagi korban bencana rampung s...
Baitul Mal Aceh Kumpulkan 45 Kantong Darah, Lampaui Target
Amil Baitul Mal Aceh kumpulkan 45 kantong darah pada donor tahap IV, melebihi target 20 kantong.
Khofifah Lantik PW IKA UNAIR Aceh 2025–2030, Dorong Akses Pendidikan
Khofifah melantik PW IKA UNAIR Aceh 2025–2030 di Banda Aceh; menekankan akses pendidikan, keadilan pembangun...
Wagub Aceh Hadiri Sertijab Pangdam Iskandar Muda, Tekankan Sinergi
Wagub Aceh hadiri sertijab Pangdam Iskandar Muda (19/10); penyerahan cinderamata dan harapan penguatan siner...
Sabang Mulai Bangun 30 Rumah untuk Fakir dan Salurkan Zakat Langsung
Sabang memulai pembangunan 30 rumah tipe 36+ dan menyalurkan zakat langsung kepada mustahik yang terkendala...
Pemerintah Aceh Dukung Peran Mahasiswa di Rakernas XX BEM SI 2026
Pj Sekda mewakili Gubernur pada pembukaan Rakernas XX BEM SI di Banda Aceh; Pemprov menyatakan terbuka mener...