Komisi VII Dorong Penambahan Anggaran dan Wewenang BSN
Komisi VII DPR RIBadan Standardisasi Nasional (BSN). Pernyataan itu disampaikan di Tangerang Selatan, Senin 25 Mei 2026, dengan tujuan memperkuat pengawasan dan meningkatkan kapasitas standardisasi produk di Indonesia.
Tuntutan penambahan anggaran dan kewenangan
Ketua Komisi VII, Saleh Partaonan Daulay, menilai keterbatasan anggaran menghambat fungsi pengujian dan pengawasan BSN di lapangan. Ia menegaskan perlunya dukungan anggaran untuk pengadaan alat uji modern.
"Keterbatasan anggaran BSN berdampak pada minimnya alat pengujian dan lemahnya pengawasan di lapangan. Maka itu kami akan mendorong peningkatan anggaran agar mereka bisa membeli alat baru dan modern,"
Selain anggaran, Komisi VII juga mendorong BSN memperoleh kewenangan lebih luas dalam penetapan Standar Nasional Indonesia (SNI). Saleh menyebut kewenangan penetapan standar saat ini tersebar di beberapa kementerian teknis.
"Kita ingin ada koordinasi yang lebih kuat antarlembaga agar standardisasi nasional berjalan efektif. Kami berharap kerja sama BSN dengan sektor swasta dapat meningkatkan PNBP guna memperkuat kelembagaan,"
Data SNI dan cakupan produk
BSN mengungkapkan cakupan SNI masih terbatas dibanding jumlah produk yang beredar. Hanya sebagian kecil produk yang memiliki SNI, sementara banyak standar yang belum bersifat wajib.
| Keterangan | Jumlah / Persentase |
|---|---|
| Total jenis produk beredar | Puluhan ribu |
| Produk yang memiliki SNI | 18,5 persen |
| SNI aktif | ~10.000 |
| SNI yang diberlakukan wajib | 176 |
Kendala pelaksanaan dan pengawasan
Plt Kepala BSN, Yustinus Kristianto Widiwardono, menyatakan lembaganya siap mendukung pembahasan bersama pemangku kepentingan. Forum yang dimaksud melibatkan berbagai pihak untuk menyempurnakan standardisasi dan penilaian kesesuaian.
"Kami menyambut baik Panja ini untuk memastikan standardisasi dan penilaian kesesuaian dapat lebih optimal. Tentunya mendukung pembangunan nasional,"
BSN juga menyebut rendahnya kesadaran pelaku usaha menjadi hambatan penerapan SNI, khususnya untuk standar sukarela. Selain itu, keterbatasan anggaran mempersempit kemampuan pengadaan alat uji yang mahal.
"Pendapatan PNBP BSN saat ini sekitar Rp44 miliar dan sebagian besar digunakan untuk operasional. Untuk kebutuhan alat pengujian sebenarnya bisa mencapai ratusan miliar rupiah karena harganya sangat mahal,"
Terkait produk impor, kewenangan BSN saat ini terbatas pada uji petik lapangan. Hasil pengujian diserahkan ke kementerian terkait, seperti Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.
Harapan dan langkah ke depan
BSN berharap Panja DPR merekomendasikan penambahan jumlah SNI wajib, terutama untuk produk yang berisiko pada keselamatan, kesehatan, dan lingkungan hidup. Selain itu, peningkatan koordinasi antarlembaga dan kolaborasi dengan sektor swasta dianggap kunci untuk memperkuat implementasi standardisasi nasional.
Untuk memperbaiki kapasitas teknis dan pengawasan, rancangan kebijakan yang mengalokasikan anggaran lebih besar dan memperjelas kewenangan BSN akan menjadi fokus pembahasan legislatif ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polri dan Kemnaker Selesaikan Sengketa PHK 134 Pekerja, Bayar Rp12,7 Miliar
Desk Ketenagakerjaan Polri dan Kemnaker menyelesaikan sengketa PHK 134 pekerja PT Amos Indah Indonesia denga...
Prabowo: Gagasan Bukan Baru, Intinya Tegakkan UUD 1945
Presiden Prabowo menegaskan gagasannya adalah menegakkan UUD 1945, terutama Pasal 33 dan 34, saat berpidato...
Prabowo: Gagasannya Bukan Baru, Tujuan Tegakkan UUD 1945
Presiden Prabowo menyatakan gagasannya bukan baru; ia menegaskan ingin menegakkan Pasal 33 dan 34 UUD 1945 d...
Perpres Tata Kelola Kopdes Dikebut, Rampung Pekan Ini
Pemerintah menargetkan Perpres tata kelola Kopdes rampung pekan ini untuk mempercepat operasional Koperasi D...
Bulog Pastikan Kualitas Beras Bantuan Tahap II untuk 33,14 Juta KPM
Bulog periksa kualitas beras Banpang Tahap II di Sunter Timur jelang penyaluran Agustus 2026 untuk 33,14 jut...
Menteri Dorong Biodiversitas Jadi Penggerak Ekonomi Hijau
Menteri Lingkungan Hidup dorong biodiversitas jadi modal ekonomi hijau melalui Biodiversity+ Business Forum...