Menteri Ekraf Dorong Talenta Kreatif Tembus Panggung Global
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan pemerintah aktif mendampingi talenta kreatif Indonesia agar mampu bersaing dan meraih pengakuan di ajang internasional. Pernyataan itu disampaikan saat wawancara di Jakarta Pusat, Senin, 8 Juni 2026, terkait strategi Kementerian Ekraf memperluas akses pasar global bagi pelaku kreatif.
Pendampingan dan koordinasi sepanjang proses
Riefky menjelaskan Kementerian Ekraf memberikan dukungan mulai dari persiapan keberangkatan hingga pelaksanaan kegiatan di luar negeri. Menurutnya, dukungan tersebut meliputi pendampingan teknis, komunikasi, dan koordinasi dengan perwakilan di lokasi acara.
“Saat ini kami memberikan support pendampingan, komunikasi, dan koordinasi, termasuk dengan perwakilan-perwakilan di sana. Langkah ini dilakukan pendampingannya baik dan penyambutannya juga baik,”
Langkah ini bertujuan memastikan talenta Indonesia tampil optimal dan mendapatkan fasilitas komunikasi yang memadai selama mengikuti kompetisi atau pameran internasional.
Kolaborasi seluruh ekosistem kreatif
Riefky menekankan bahwa pengembangan talenta kreatif tidak bisa berjalan sendiri. Ia menyebut perlu adanya sinergi antara pemerintah, asosiasi industri, komunitas kreatif, dan pelaku pendidikan untuk membina dan mengenalkan karya ke pasar global.
“Kami hadir dalam berbagai kegiatan dan berkolaborasi untuk memilih talenta-talenta terbaik nasional. Semua pihak harus memberikan ruang kepada talenta-talenta untuk terus berprestasi, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global,”
Kolaborasi ini, menurutnya, juga menjadi jalur untuk menjaring talenta terbaik secara berkelanjutan dan memupuk ekosistem yang mendukung penetrasi internasional.
Pemetaan ajang internasional dan tujuan strategis
Untuk membuka peluang pengakuan dunia, Kementerian Ekraf akan memetakan ajang internasional yang relevan dan berkelanjutan. Pemetaan ini dimaksudkan agar talenta dapat diarahkan ke event yang memberi manfaat maksimal bagi profil dan peluang karier mereka.
“Kami akan terus memetakan event-event internasional yang bisa mengirimkan talenta-talenta kita untuk mendapatkan pengakuan dunia. Dengan begitu, dunia bisa melihat bahwa talenta Indonesia tidak kalah dengan negara-negara maju lainnya,”
Riefky menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menempatkan kreativitas Indonesia pada panggung global.
Dengan pendekatan pendampingan, kolaborasi lintas pemangku kepentingan, dan pemetaan event internasional, Kementerian Ekraf berharap lebih banyak talenta nasional memperoleh kesempatan tampil dan diakui secara internasional. Ke depan, upaya ini diharapkan mendorong pertumbuhan industri kreatif sekaligus meningkatkan citra Indonesia di kancah global.
Berita Terkait
Kakorlantas Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kemayoran
Kakorlantas Irjen Agus salurkan bantuan sosial dan layanan kesehatan gratis bagi warga korban kebakaran Kema...
Tito Minta Pemda Hentikan Rekrutmen Honorer Baru
Mendagri Tito Karnavian minta pemda hentikan rekrutmen honorer baru pada 8 Juni 2026 untuk cegah beban fiska...
DPR Usul Gaji PPPK Guru dan Nakes Ditanggung APBN
Komisi II DPR usul gaji PPPK guru dan nakes di daerah dibiayai APBN untuk ringankan beban APBD dan jaga laya...
Kemendagri Minta Kepala Daerah Jangan Rekrut Honorer Baru
Kemendagri memperingatkan kepala daerah agar tidak merekrut honorer baru sembarangan, khususnya tenaga admin...
Prabowo Minta Maaf ke Delapan Dubes atas Keterlambatan Surat Kepercayaan
Presiden Prabowo minta maaf kepada delapan dubes atas keterlambatan penyerahan Surat Kepercayaan, yang dipic...
Jelang Pelantikan, Pimpinan BGN Tiba di Istana 8 Juni 2026
Kepala dan dua wakil Badan Gizi Nasional hadir di Istana Kepresidenan jelang pelantikan Presiden Prabowo, Se...