Survei Nasional: 83,7% Masyarakat Puas Kinerja Pertamina
Survei nasional Citra Nasional Network menunjukkan mayoritas publik puas terhadap kinerja PT Pertamina (Persero). Survei dilakukan pada 4–17 April 2026 dan melibatkan 1.580 responden di seluruh Indonesia. Hasil mencatat tingkat kepuasan terhadap pelayanan Pertamina sebesar 83,7%, mencerminkan kepercayaan publik pada pasokan energi nasional.
Hasil utama survei
Temuan menunjukkan peran kuat Pertamina dalam mobilitas sehari-hari dan ketersediaan LPG subsidi. Sebanyak 67,2% responden menyatakan menggunakan BBM Pertamina setiap hari untuk kebutuhan mobilitas. Di sisi LPG, mayoritas menerima pasokan melalui warung atau toko lokal, bukan pangkalan resmi.
| Indikator | Persentase |
|---|---|
| Kepuasan terhadap pelayanan Pertamina | 83,7% |
| Pengguna BBM Pertamina setiap hari | 67,2% |
| Penerimaan LPG 3 kg lewat warung/toko | 67,7% |
| Dukungan penggunaan aplikasi MyPertamina | 85,2% |
| Kepuasan terhadap stabilitas distribusi BBM dan LPG | 83,6% |
| Puas dengan kebijakan penahanan harga BBM subsidi | 81,2% |
| Kepuasan pelayanan SPBU | 87,1% |
| Penilaian positif terhadap operator | 88,3% |
Metodologi dan cakupan
Survei ini melibatkan 1.580 responden pengguna Bio Solar, Pertalite, dan LPG 3 kg di seluruh Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Metode ini memberi gambaran nasional tentang persepsi layanan energi.
Respons terhadap digitalisasi
Masyarakat menunjukkan dukungan kuat terhadap digitalisasi penyaluran subsidi. Sebanyak 85,2% responden mendukung penggunaan aplikasi MyPertamina untuk memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran. Dukungan ini dianggap meningkatkan transparansi dan akuntabilitas distribusi.
"Kepercayaan publik yang tinggi ini menunjukkan masyarakat menilai Pertamina mampu menjaga stabilitas distribusi energi nasional secara berkelanjutan,"
— Chabibi Syaefuddin, pengamat strategi intelijen keuangan dan ekonomi, 4 Juni 2026
Tantangan distribusi dan rekomendasi
Meskipun mayoritas puas, survei mencatat tantangan distribusi terutama di wilayah luar Pulau Jawa. Sejumlah responden masih mengalami kendala memperoleh BBM dan LPG subsidi pada waktu tertentu.
Pengamat menilai temuan ini dapat menjadi masukan bagi Pertamina untuk memperkuat pemerataan distribusi. Peningkatan akses energi di daerah terpencil dianggap penting untuk mempertahankan kepercayaan publik.
Secara keseluruhan, publik memandang Pertamina semakin modern dan responsif, dengan harapan layanan yang andal, terjangkau, dan merata ke seluruh pelosok negeri.
Berita Terkait
OJK Siap Jalankan Mandat Baru RUU P2SK dan Minta Dukungan SDM
OJK menyatakan siap melaksanakan mandat baru RUU P2SK, termasuk perluasan kewenangan dan penambahan Dewan Ko...
OJK: Fundamental Ekonomi Kuat Meski Tekanan Global dan Rupiah
OJK menilai fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski rupiah melemah; perbankan tercatat CAR 23,97% dan...
IHSG Anjlok 2,53% pada Penutupan Sesi I, Rupiah Tembus Rp18.000
IHSG melemah 2,53% pada penutupan sesi I 5 Juni 2026, dipicu tekanan jual, rupiah tembus Rp18.000, dan penge...
Kemenperin Perkuat Industri Olahraga Nasional untuk Go Global
Kemenperin memperkuat ekosistem industri olahraga lewat business matching untuk perluas akses pasar dan doro...
MIDI: Kopdes Merah Putih Tak Ganggu Alfamidi, Target 200 Gerai 2026
MIDI menyatakan Kopdes Merah Putih tidak mengganggu segmen Alfamidi dan menargetkan pembukaan 200 gerai Alfa...
Rupiah Berpeluang Menguat Akhir Pekan, Dipengaruhi Fed dan Geopolitik
Rupiah bergerak fluktuatif pada 5 Juni 2026, sempat menguat ke Rp18.019; analis melihat peluang apresiasi me...