NSIG Perkuat Jejaring Global Dorong Investasi Berkelanjutan di Sulut
North Sulawesi Investment Group (NSIG) memperkuat jejaring internasional untuk menarik investasi berkelanjutan ke Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur. Langkah ini diumumkan oleh Managing Director NSIG, Corry Angelica Waleleng, pada 25 Juli 2026 dan bertujuan menjembatani investor global dengan peluang lokal secara bertanggung jawab.
Tujuan dan pendekatan NSIG
NSIG hadir sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, dan masyarakat. Organisasi ini berfokus pada pengembangan investasi yang mengedepankan tata kelola baik, kepatuhan hukum, serta prinsip pembangunan berkelanjutan.
Menurut manajemen, dukungan NSIG mencakup riset, analisis investasi, dan forum pertemuan yang menghubungkan pelaku usaha dengan investor maupun pemerintah daerah. Pendekatan ini dibuat untuk memastikan investasi memberi manfaat jangka panjang bagi wilayah target.
Layanan pendampingan dan mekanisme kerja
NSIG menyediakan layanan pendampingan investasi melalui konektivitas business-to-business (B2B) dan business-to-government (B2G). Layanan tersebut didukung riset komprehensif yang memetakan potensi daerah secara presisi.
Hasil riset dipakai untuk menyusun analisis investasi dan menyelenggarakan business matching antara investor, pemerintah, dan pelaku usaha lokal. Targetnya adalah investasi yang strategis secara komersial sekaligus mendorong pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
Fokus sektor
NSIG memfokuskan pendampingannya pada beberapa sektor strategis yang memiliki nilai tambah lokal. Sektor-sektor tersebut dirancang untuk meningkatkan nilai ekonomi sekaligus kemampuan lokal dalam pengelolaan sumber daya.
- Pertanian
- Perikanan
- Ekonomi kreatif
- Pariwisata
- Penyedia jasa
- Pertambangan
- Infrastruktur
Selain itu, NSIG juga berkomitmen pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari persiapan menyongsong era Indonesia Emas.
Upaya internasional dan hasil awal
Pada 2 Juli 2026, NSIG menggelar pertemuan bisnis di Shenzhen, China, sebagai langkah awal memperkenalkan potensi Sulawesi Utara kepada mitra asing. Agenda ini membuka peluang kerja sama dengan perusahaan China dan firma hukum internasional.
'Bernaung di bawah PT Nusantara Sinergi Investama Global (PT NSIG), kami hadir sebagai konsultan bisnis independen yang berfokus pada pengembangan investasi berbasis tata kelola yang baik, kepatuhan hukum, serta prinsip pembangunan berkelanjutan,'
Manajemen mencatat minat investor internasional meningkat, terutama pada sektor yang berbasis sumber daya alam dan memiliki potensi pengembangan industri.
'Kami ingin memastikan investasi yang masuk ke Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Utara, tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek hukum, sosial, dan lingkungan,'
Kolaborasi dan prospek ke depan
Ke depan, NSIG membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, asosiasi usaha, perguruan tinggi, lembaga keuangan, serta organisasi pembangunan internasional. Sinergi ini ditujukan untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan memperkuat daya saing daerah.
Dengan semangat 'Catalyzing Sustainable Business and Regional Development', NSIG menargetkan kontribusi nyata terhadap percepatan pembangunan daerah melalui investasi yang bertanggung jawab, inklusif, dan berkelanjutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Mie CAI Bertahan di Tengah Gejolak Ekonomi lewat Inovasi
Ernawati Natsir dari Mie CAI ungkap strategi bertahan UMKM saat ekonomi tak stabil: kualitas, inovasi, dan m...
TP PKK OKU Timur Maksimalkan Anggaran, Fokus Manfaat ke Keluarga
TP PKK OKU Timur lakukan monitoring dan pendampingan 10 Program Pokok PKK di Madang Suku 1 untuk memastikan...
Sertifikasi Halal Jadi Modal UMKM Bangun Kepercayaan Konsumen
Sertifikasi halal harus dijalankan sebagai komitmen produksi bagi UMKM agar kepercayaan konsumen terjaga; pr...
Peran BUMN Minerba Perlu Diperkuat, Setoran Negara Belum Optimal
Pemerintah diminta memperkuat peran BUMN di sektor minerba karena kekayaan USD4 triliun belum tercermin pada...
Literasi Keuangan Diperkuat untuk Cegah Aktivitas Ilegal
Anis Byarwati minta literasi keuangan diperkuat melalui kolaborasi DPR, OJK, BSI, dan media untuk cegah akti...
Menkop Dorong Koperasi Manfaatkan Dana Bergulir di Borobudur Expo
Menteri Koperasi mendorong pemanfaatan dana bergulir lewat LPDB di Borobudur Expo 17-20 Sept 2026 untuk memp...