Ekonomi

OJK Dorong Budaya Kepatuhan untuk Perkuat Stabilitas Keuangan

Bagikan:
Ilustrasi OJK mendorong budaya kepatuhan dan stabilitas sistem keuangan nasional

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)budaya kepatuhan dan kolaborasi antar-pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Pernyataan ini disampaikan Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena, dalam konferensi pers daring pada Jumat, 5 Juni 2026, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kesadaran industri terhadap risiko, termasuk ancaman keamanan siber.

SPARK Plus: kolaborasi lintas pemangku kepentingan

Sophia menjelaskan bahwa salah satu inisiatif utama adalah program SPARK Plus. Program ini mengumpulkan aparatur internal OJK, kementerian/lembaga, asosiasi, akademisi, dan pelaku industri jasa keuangan untuk memperkuat sistem pengendalian dan kewaspadaan risiko.

Peserta program berasal dari berbagai unsur, antara lain:

  • internal OJK
  • kementerian dan lembaga terkait
  • akademisi dan perguruan tinggi
  • pelaku industri jasa keuangan

"OJK senantiasa mendorong peningkatan kapasitas dan awareness industri dalam membangun sistem pengendalian yang lebih efektif," ujar Sophia dalam konferensi pers daring, Jumat, 5 Juni 2026.

Pendidikan GRC di kampus untuk generasi berikutnya

Selain SPARK Plus, OJK menggelar SPARK Camp di sejumlah perguruan tinggi. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang governance, risk, and compliance (GRC), serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan keuangan berkelanjutan.

Dalam forum Finance Dialogue, Sophia menekankan peran akuntan dalam memastikan kualitas informasi keberlanjutan sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik di pasar keuangan.

Evaluasi kinerja dan akuntabilitas

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko, menyatakan bahwa mekanisme evaluasi kinerja pimpinan OJK berjalan sesuai aturan dan menjadi bagian dari akuntabilitas lembaga kepada Presiden dan DPR.

"Kami meyakini ini menjadi concern bersama untuk terwujudnya pelaksanaan pengaturan dan pengawasan yang berkualitas," kata Hernawan.

Hernawan menambahkan bahwa laporan kinerja rutin disampaikan kepada lembaga negara terkait sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban publik.

Implikasi ke depan

Langkah OJK memperkuat budaya kepatuhan dan memperluas edukasi GRC diharapkan meningkatkan ketahanan lembaga keuangan terhadap risiko operasional dan non-operasional. Dengan kolaborasi multi-pihak, OJK bertujuan meningkatkan kualitas pengawasan dan memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga di tengah dinamika digital dan ancaman siber.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait