Komisi VI Apresiasi Kinerja Positif Pelindo Semester I 2026
Komisi VI DPR RI memberi apresiasi atas capaian kinerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero) pada Semester I 2026 setelah kunjungan kerja reses di Surabaya, Jumat, 24 Juli 2026. Kunjungan itu menjadi wadah evaluasi dan penguatan sinergi antara DPR RI dan BUMN untuk meningkatkan layanan kepelabuhanan nasional.
Pada pertemuan tersebut, delegasi Komisi VI dipimpin oleh Ketua Tim Kunjungan Reses, Anggia Ermarini. Manajemen Pelindo hadir dipimpin Direktur Utama Achmad Muchtasyar, bersama Direktur Operasi Prasetyadi, Direktur Hubungan Kelembagaan Hendri Ginting, dan Direktur Keuangan Bachtiar Soeria Atmaja. Pelindo memaparkan capaian operasional yang menunjukkan tren pertumbuhan positif di beberapa indikator utama.
Capaian operasional Semester I 2026
Pelindo melaporkan peningkatan pada arus kapal, peti kemas, dan penumpang sebagai berikut:
| Indikator | Angka | Kenaikan |
|---|---|---|
| Arus kapal | 681 juta GT | +3% (year-on-year) |
| Arus peti kemas | 10 juta TEUs | +7% (year-on-year) |
| Arus penumpang | 11,6 juta orang | +9% (year-on-year) |
Peningkatan tersebut menjadi indikator bahwa program transformasi bisnis dan digitalisasi yang dijalankan Pelindo mulai memberikan dampak nyata terhadap efisiensi operasional, kualitas layanan, dan konektivitas logistik nasional.
Reses Komisi VI: penguatan sinergi dan evaluasi
Dalam pertemuan, Komisi VI menilai capaian Pelindo layak diapresiasi namun perlu dijaga agar momentum perbaikan berlanjut. Anggia Ermarini menyatakan dukungan Komisi VI untuk memperkuat transformasi yang telah berjalan.
"Komisi VI DPR RI mengapresiasi kinerja Pelindo yang mampu mencatatkan pertumbuhan operasional di tengah tantangan ekonomi dan logistik global. Transformasi dan digitalisasi ini perlu terus diperkuat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat, dunia usaha, serta mampu meningkatkan daya saing logistik nasional." — Anggia Ermarini
Manajemen: transformasi berkelanjutan
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menekankan bahwa hasil positif itu merupakan buah dari konsistensi pasca integrasi Pelindo dan fokus pada digitalisasi serta standardisasi layanan.
"Transformasi yang kami jalankan berjalan pada arah yang tepat. Digitalisasi proses bisnis, standardisasi layanan, serta penguatan integrasi operasional mampu meningkatkan produktivitas pelabuhan sekaligus memberikan pelayanan yang semakin cepat, andal, dan efisien bagi pengguna jasa." — Achmad Muchtasyar
Melalui sinergi bersama DPR RI dan pemangku kepentingan lain, Pelindo optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat konektivitas antardaerah, dan mendukung terwujudnya sistem logistik nasional yang lebih efisien, kompetitif, dan berkelanjutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...