Pemerintah Gelontorkan Rp2,04 T Stimulus Transportasi untuk Libur Sekolah
Pemerintah mengalokasikan Rp2,04 triliun untuk program stimulus tarif transportasi menjelang libur sekolah 2026 dan Nataru 2026/2027. Pengumuman disampaikan pada 22 Juni 2026 di Jakarta untuk menjaga daya beli, meningkatkan mobilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Rincian alokasi stimulus
Anggaran stimulus untuk periode libur sekolah mencapai sekitar Rp663,26 miliar. Dana ini mencakup potongan tarif kereta api kelas ekonomi, diskon angkutan laut PT Pelni, pembebasan tarif jasa kepelabuhanan penyeberangan, dan insentif PPN DTP tiket pesawat domestik kelas ekonomi.
| Program | Alokasi (Rp) |
|---|---|
| Total stimulus transportasi | 2.040.000.000.000 |
| Stimulus libur sekolah | 663.260.000.000 |
| Diskon tiket KA ekonomi | 96.210.000.000 |
| Diskon tarif angkutan laut PT Pelni | 67.330.000.000 |
| Pembebasan tarif jasa penyeberangan | 26.960.000.000 |
| Insentif PPN DTP tiket pesawat ekonomi | 472.730.000.000 |
Target penerima dan periode
Pemerintah menargetkan program ini menjangkau sekitar 4,4 juta penumpang dan lebih dari 377 ribu kendaraan. Rincian penerima antara lain:
- Lebih dari 1,17 juta penumpang kereta api
- Lebih dari 693 ribu penumpang kapal laut
- Lebih dari 2,3 juta penumpang pesawat
Jadwal diskon berbeda-beda. Diskon tiket kereta ekonomi sebesar 30% berlaku pada 20 Juni–5 Juli 2026. Diskon tarif dasar angkutan laut PT Pelni 30% berlaku pada 20 Juni–15 Agustus 2026. Kebijakan pembebasan tarif jasa kepelabuhanan berlaku pada 14 pelabuhan dan tujuh lintasan penyeberangan selama 20 Juni–5 Juli 2026.
Tujuan dan harapan pemerintah
"Kami mengumumkannya lebih awal agar masyarakat memiliki kesempatan mempersiapkan perjalanan lebih baik. Harapannya, program ini dapat membantu masyarakat bepergian dengan biaya yang lebih terjangkau sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di berbagai daerah,"
Pernyataan itu disampaikan Menteri Perhubungan saat konferensi pers kebijakan stimulus triwulan II dan semester II 2026. Pemerintah menekankan stimulus tersebut bertujuan memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung pemulihan ekonomi di daerah.
"Melalui stimulus transportasi pada dua momentum besar tersebut, pemerintah berharap manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,"
Program ini diumumkan lebih awal untuk memberi waktu persiapan bagi operator dan pelaku perjalanan. Pemerintah akan memantau pelaksanaan agar bantuan tepat sasaran dan berdampak pada mobilitas serta konsumsi domestik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Prabowo Undang Petugas Upacara HUT ke-81 ke Hambalang
Presiden Prabowo mengundang petugas upacara HUT ke-81 ke Hambalang sebagai bentuk apresiasi dan pesan menjag...
Menhub Pastikan Pembenahan Menyeluruh Keselamatan Pelayaran
Menhub Dudy Purwagandhi pastikan evaluasi menyeluruh keselamatan pelayaran pasca empat kecelakaan, tekan int...
Pemerintah Rencanakan Pemangkasan Kuota BBM Subsidi 2027
Pemerintah berencana memangkas kuota BBM subsidi menjadi 20,09 juta kl pada 2027, sambil menaikkan alokasi a...
Mendagri Koordinasi Percepatan Penanganan Dampak Gempa NTT
Mendagri Tito Karnavian terus koordinasi percepatan penanganan gempa NTT, fokus evakuasi, listrik, dan distr...
Mendagri Waspadai Gempa Susulan di NTT, Penanganan Dimulai di Pelabuhan
Mendagri Tito Karnavian mengingatkan potensi gempa susulan di NTT; Kementerian PU akan asesmen kerusakan di...
Seskab: 253 Ton Bantuan Logistik Telah Dikirim ke NTT
Seskab Teddy menyatakan pemerintah telah mengirimkan 253 ton bantuan logistik ke NTT; lima pesawat berangkat...