SPMB DKI Jakarta 2026: Jalur, Jadwal, dan Tahapan PAUD–SD
Dinas Pendidikan DKI Jakarta(SPMB) untuk jenjang PAUD dan SD mulai pertengahan Juni 2026. Pendaftaran berlangsung 15–30 Juni 2026, dengan serangkaian verifikasi dan pengumuman yang harus diperhatikan orang tua calon peserta didik.
Jalur penerimaan
Proses SPMB 2026 dilaksanakan secara bertahap melalui beberapa jalur khusus. Orang tua diminta menyiapkan dokumen sejak dini agar pendaftaran berjalan lancar.
- Anak panti dan anak tenaga kesehatan yang meninggal dunia dalam penanganan Covid-19
- Penyandang disabilitas
- Mitra Transjakarta/KAJ/KPJ yang terdaftar dalam DTSEN
Jadwal pelaksanaan
Jadwal resmi yang disampaikan untuk SPMB PAUD dan SD sebagai berikut:
- Pendaftaran dan pemilihan sekolah: 15–30 Juni 2026
- Verifikasi dokumen dan proses seleksi: 15 Juni–1 Juli 2026
- Pengumuman hasil seleksi: 2–3 Juli 2026 (pelaksanaan pengumuman di sekolah yang menerima calon peserta didik)
Selain jadwal di atas, informasi pelaksanaan juga menyebut bahwa hasil seleksi akan diumumkan melalui sistem online pada 1 Juli 2026, dan peserta yang diterima wajib melakukan daftar ulang pada 2–3 Juli 2026 di sekolah tujuan. Karena adanya beberapa penjelasan teknis, orang tua diimbau untuk memantau pengumuman resmi.
Tahapan seleksi dan pendaftaran
Proses dimulai dengan pendaftaran daring, di mana calon peserta didik memilih sekolah tujuan dan mengunggah dokumen persyaratan. Panitia kemudian melakukan verifikasi kelengkapan dan kesesuaian dokumen.
Setelah verifikasi, hasil seleksi akan diumumkan sesuai jadwal. Peserta yang dinyatakan diterima harus melakukan daftar ulang secara offline di sekolah tujuan pada tanggal yang ditetapkan; bila tidak melakukan daftar ulang tepat waktu, calon dianggap mengundurkan diri.
Saran bagi orang tua
Disdik DKI Jakarta mengimbau orang tua menyiapkan seluruh dokumen sejak dini dan terus mengikuti informasi resmi. Persiapan dokumen yang lengkap dapat memperlancar proses verifikasi dan mengurangi risiko masalah saat seleksi.
Untuk kelancaran, catat tanggal penting pendaftaran dan daftar ulang, serta pastikan data anak dan dokumen pendukung sudah benar sebelum mengunggah ke sistem pendaftaran.
Berita Terkait
MaiA: Platform AI Permudah Rencana Perjalanan Wisatawan
Kemenpar meluncurkan MaiA, platform AI untuk memudahkan penyusunan rencana perjalanan dan mempromosikan dest...
Pelemahan Rupiah Dongkrak Daya Saing Pariwisata Indonesia
Pelemahan rupiah membuat Indonesia lebih murah bagi wisatawan asing, mendorong kunjungan dari Asia meski tan...
Gede Narayana Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat
Gede Narayana resmi ditunjuk sebagai Wakil Ketua KIP menggantikan Arya Sandhiyudha; penetapan melalui rapat...
Pemerintah Siapkan Sanksi Publik bagi Pelanggar Uji Tuntas HAM
KemenHAM siapkan sanksi, termasuk publikasi identitas, bagi perusahaan >2.000 pekerja yang tak lapor uji tun...
DPR: Diplomasi Presiden Kunci Hadapi Tantangan Geopolitik
DPR menilai diplomasi presiden penting hadapi gejolak geopolitik; masukan publik layak dipertimbangkan, tapi...
UNDP: Uji Tuntas HAM Kini Wajib bagi Perusahaan Global
UNDP: uji tuntas HAM kini mengikat secara hukum dan jadi tuntutan investor; perusahaan Indonesia harus terap...