Lokal

Sosialisasi Tambang Ricuh di Aceh Selatan, 3 Kasus Narkoba Diungkap

Bagikan:
Kerumunan warga di aula sosialisasi pertambangan di Aceh Selatan

Medan — Sosialisasi kegiatan pertambangan PT Mineral Mega Sentosa (MMS) di Aula Kantor Camat Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (22/9) berakhir ricuh. Puluhan warga menolak rencana aktivitas tambang sehingga suasana memanas dan acara terpaksa dihentikan.

Sosialisasi MMS di Samadua Berakhir Ricuh

Kericuhan muncul ketika puluhan warga, terdiri dari laki-laki dan perempuan, mendatangi lokasi sosialisasi dan menyuarakan penolakan terhadap pertambangan. Mereka menggelar protes sehingga diskusi tidak bisa dilanjutkan.

Aparat keamanan dari Polsek dan Koramil Samadua yang berjaga segera turun tangan. Beberapa warga yang sempat saling dorong berhasil dipisahkan sebelum bentrokan fisik lebih luas terjadi.

Polda Sumut Tangkap Pengedar Sabu di Langkat

Polda Sumatera Utara mengungkap peredaran narkoba di Jalan Lintas Sumatera, Pekan Besitang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat. Dari operasi itu diamankan dua orang pelaku berinisial A (45) warga Medan Labuhan dan R (37) warga Medan Sunggal.

"Kedua pelaku yang ditangkap itu membawa sabu sebanyak 44 bungkus dari Aceh menuju Medan," ujar Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, Selasa (22/9).

Barang bukti yang disita menunjukkan pola peredaran lintas provinsi. Kedua tersangka kini diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Polrestabes Medan Tangkap IRT Pengedar

Polrestabes Medan menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial EV (43) di Jalan Tirtanadi, Gang Lembah, Kecamatan Medan Sunggal. Penangkapan dilakukan setelah informasi dari masyarakat terkait peredaran narkoba.

"Penangkapan IRT itu berkat informasi dari masyarakat karena mengedarkan narkoba," kata Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Nugraha, Selasa (22/9).

Dari rumah EV disita dua paket sabu siap edar dengan total berat sekitar 0,86 gram. EV langsung dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan dan proses hukum.

Imbas dan Tindak Lanjut

Insiden di Samadua memperlihatkan ketegangan publik terhadap rencana pertambangan dan menuntut pengelolaan yang lebih transparan. Sementara pengungkapan narkoba oleh Polda Sumut dan Polrestabes Medan menunjukkan upaya aparat menekan peredaran obat terlarang di wilayah Sumatera Utara.

Proses penyidikan terhadap para pelaku narkoba terus berjalan, dan pengamanan pada kegiatan publik di daerah rawan protes ditingkatkan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait