Soekarno Cup 2026: Panggung Cari Talenta Sepak Bola Muda
SURABAYA – Soekarno Cup 2026 yang dibuka pada Senin, 10 Agustus 2026, di Surabaya bukan hanya ajang mencari juara. Turnamen ini dimaksudkan sebagai wadah untuk menemukan pemain muda yang belum terpantau sistem sepak bola profesional. Dukungan kuat datang dari legenda dan mantan pelatih Persebaya, Aji Santoso.
Peran Aji Santoso dalam pembinaan usia muda
Aji menilai turnamen seperti Soekarno Cup penting untuk membuka peluang bagi talenta di daerah. Ia menekankan perlunya keberlanjutan penyelenggaraan agar proses pembinaan berjalan optimal. Menurutnya, kompetisi yang konsisten memberi ruang berkembang bagi pemain muda.
Iya ini adalah salah satu wujud kepedulian dari sepak bola usia muda. Event ini sangat bagus, paling tidak memberi wadah pemain kita untuk berkembang
- Aji Santoso, usai pembukaan Soekarno Cup 2026
Seharusnya ini memang berkelanjutan tiap tahun, karena kan memunculkan pemain-pemain muda berbakat. Ini satu program yang harus disupport untuk pembinaan sepak bola usia muda dan itu sangat penting untuk sepak bola Indonesia
- Aji Santoso
Perluasan peserta dan mekanisme penempatan pemain
Edisi ketiga Soekarno Cup diikuti 16 provinsi, lebih banyak dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Penambahan peserta dimaksudkan untuk memperbesar peluang menemukan bibit unggul dari berbagai daerah.
- Jumlah provinsi peserta: 16
- Perkiraan pemain yang terlibat: sekitar 400 pemain muda
- Tujuan: mencari pemain di luar radar liga profesional
Pengarah panitia, Deni Wicaksono, menyatakan fokus panitia adalah memberi ruang bagi pemain yang belum terpotret sistem liga. Setelah turnamen, ada proses lanjutan untuk memfasilitasi penempatan ke klub profesional, baik di Jawa Timur maupun daerah lain.
Fokus kita bagaimana mencari bibit-bibit unggul yang belum masuk ke sistem liga profesional. Kita ingin memberikan ruang bagi talenta-talenta yang selama ini belum terpotret atau terpantau
- Deni Wicaksono
Siapapun yang terbaik, kita akan bebaskan mereka untuk bisa didistribusikan ke klub profesional manapun, baik di Jawa Timur ataupun dari kawan-kawan yang dari luar Jawa
- Deni Wicaksono
Dampak jangka panjang dan prospek
Panitia menempatkan keberhasilan turnamen lebih dari sekadar penentuan juara. Ukuran utama adalah kesempatan yang tercipta untuk pemain muda memperoleh kontrak profesional dan melanjutkan karier di level lebih tinggi.
Deni juga mengaitkan penyelenggaraan dengan gagasan besar Bung Karno tentang peran olahraga untuk memperkenalkan Indonesia ke mata dunia. Semangat ini menjadi dasar bahwa olahraga, termasuk sepak bola, dapat menjadi alat diplomasi dan pengembangan bakat nasional.
Jika proses pembinaan dan distribusi talenta berjalan konsisten, bukan tidak mungkin nama-nama dari Soekarno Cup suatu hari nanti mengisi skuad tim nasional. Turnamen ini berpotensi menjadi titik awal perjalanan panjang seorang pemain muda menuju karier profesional.
Catatan: Soekarno Cup 2026 berupaya menyeimbangkan kompetisi dan pembinaan, memberi kesempatan nyata bagi talenta yang selama ini belum tersentuh sistem profesional.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Banteng Bali Adaptasi di Surabaya, Target Juara Soekarno Cup
Banteng Bali tiba di Surabaya sejak 5 Agustus untuk adaptasi mental dan taktik, menargetkan juara Soekarno C...
PDI Perjuangan Sumenep Gelar Rakorcab Jelang Musran dan Musanran
DPC PDI Perjuangan Sumenep menggelar Rakorcab 9 Agustus 2026 untuk mematangkan persiapan Musran dan Musanran...
Papua Raya ke Soekarno Cup: Skuad U-17 Tempuh 6 Jam ke Surabaya
Skuad U-17 Papua Raya menempuh 6 jam perjalanan ke Surabaya untuk ikut Soekarno Cup 2026, fokus pada pembina...
Banteng Istimewa Yogyakarta Debut di Soekarno Cup, Siap Rebut Piala
Debutan Banteng Istimewa DIY tiba di Surabaya setelah tiga bulan persiapan, siap bersaing di Soekarno Cup 20...
Jersey Soekarno Cup 2026: Identitas Daerah dan Pemberdayaan Lokal
Jersey di Soekarno Cup 2026 menyampaikan identitas daerah, nilai budaya, dan pemberdayaan UMKM, dari Jatim h...
Jawa Timur Bidik Gelar Back-to-Back di Soekarno Cup 2026
Jawa Timur siap pertahankan gelar di Soekarno Cup 2026 dengan persiapan panjang, seragam "Wani" UMKM Jombang...