Lokal

Smart LMS Bantu Tingkatkan Kompetensi Barista UMKM Kedai Kopi Karo

Bagikan:
Peserta pelatihan barista dan pengenalan Smart LMS di Desa Gajah, Karo

Desa Gajah, Karo, 22 Juni 2026 — Upaya peningkatan daya saing UMKM kedai kopi di Kabupaten Karo diberdayakan melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran digital. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Medan meluncurkan program "Transformasi Coffeepreneur Lokal melalui Smart Learning Management System untuk UMKM Kedai Kopi Karo" yang diikuti 23 peserta pemilik dan karyawan kedai kopi.

Fokus program dan peserta

Kegiatan yang berlangsung di Desa Gajah, Kecamatan Simpang Empat, difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pelatihan menggabungkan keterampilan barista praktis dengan modul pembelajaran digital.

Tim PKM menghadirkan tenaga pengajar dan pendamping yang terdiri atas Ichwanul Muslim Karo Karo, M.Kom., Ph.D., Nadrah Afiati Nasution, M.Pd., Alvi Sahrin Nasution, S.Si., M.Si., serta lima mahasiswa UNIMED. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari sosialisasi Smart LMS yang digelar pada 30 Mei 2026.

Pengenalan platform Smart LMS

Tim secara resmi memperkenalkan platform Smart LMS berbasis web sebagai media pembelajaran bagi barista pemula dan pelaku usaha kopi lokal. Kegiatan diawali dengan pendampingan pembuatan akun dan pengenalan fitur-fitur platform.

Peserta diberi akses materi yang fleksibel sehingga pembelajaran dapat dilakukan berkelanjutan sesuai kebutuhan usaha.

Materi pelatihan

Pelatihan mengombinasikan pembelajaran digital dan sesi praktik langsung. Materi mencakup teori dan praktik yang relevan bagi operasional kedai kopi.

  • Pengenalan kopi dan pengelolaan bahan baku
  • Jenis kopi Arabika dan Robusta serta proses roasting
  • Pengoperasian peralatan barista dan kalibrasi grinder
  • Teknik pembuatan espresso, milk steaming, dan latte art dasar
  • Metode manual brew: V60, French Press, AeroPress
  • Penyimpanan bahan baku dan pelayanan pelanggan (hospitality)

Komentar narasumber

"Fenomena ini membuka peluang besar bagi industri kopi lokal. Namun di sisi lain, banyak kedai kopi di Karo yang masih menghadapi tantangan, terutama dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan minimnya pelatihan barista yang terstruktur," ujar Ichwanul Muslim Karo Karo.

"Program ini sangat membantu karena memberikan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan usaha kedai kopi saat ini," kata perwakilan mitra kegiatan, Tongat Purundi Nakurasuna Tarigan.

Evaluasi dan tindak lanjut

Sebagai penilaian, tim menyelenggarakan kuis interaktif untuk mengukur pemahaman peserta. Banyak peserta menyatakan mendapat pengalaman belajar baru dan berharap program dapat berlanjut.

Pada akhir kegiatan, tim PKM menyerahkan Buku Panduan Smart LMS Barista Karo sebagai pendamping penggunaan platform. Diharapkan buku dan platform dapat menjadi sarana pembelajaran berkelanjutan untuk memperkuat daya saing UMKM kedai kopi Karo.

Program ini menempatkan penguasaan teknis dan akses digital sebagai kunci peningkatan kualitas layanan dan produk. Ke depan, pengulangan pelatihan dan perluasan akses Smart LMS dipandang penting untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha di wilayah Karo.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait