Perantau Dirikan SMA Sionom Hudon di Desa Sion Tonga
Doloksanggul — Perantau asal Sionom Hudon bersama Yayasan Satu Hati Membangun menginisiasi pendirian SMA Swasta Sionom Hudon di Desa Sion Tonga, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Inisiatif ini diumumkan pada Kamis (16/7) sebagai solusi atas keterbatasan daya tampung SMA negeri dan beban ekonomi keluarga yang ingin menyekolahkan anak di tingkat menengah.
Alasan pendirian
Ketua Yayasan Satu Hati Membangun, Indra Nainggolan, mengatakan inisiatif lahir dari keinginan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengatasi kendala zonasi. Ia menyebut banyak lulusan SMP di wilayah Sionom Hudon yang tidak tertampung di SMAN 1 Parlilitan karena daya tampung terbatas dan persaingan jalur prestasi.
"Dengan berdirinya SMA Sionom Hudon, diharapkan menjadi solusi atas kondisi ekonomi, keterbatasan daya tampung SMA Negeri yang selama ini dihadapi setiap lulusan SMP di wilayah Sionom Hudon,"
Selain masalah zonasi, biaya hidup dan akomodasi ketika sekolah di luar daerah menjadi beban tambahan bagi keluarga kurang mampu. Pendirian sekolah di lokasi setempat diharapkan menurunkan biaya dan membuka akses pendidikan menengah yang lebih terjangkau.
Lokasi dan rencana pembangunan
Masyarakat telah menghibahkan lahan lebih dari satu hektare di Desa Sion Tonga sebagai lokasi pembangunan. Pembangunan direncanakan dimulai sekitar Oktober 2026 melalui swadaya masyarakat, dukungan yayasan, dan kontribusi perantau.
Indra menjelaskan sekolah swasta ini juga diproyeksikan menjadi cikal bakal berdirinya SMA negeri di Kecamatan Parlilitan pada masa mendatang.
Persiapan operasional dan dukungan
Untuk operasional, yayasan telah menyiapkan administrasi dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. Rencana penyediaan tempat tinggal bagi tenaga pendidik dari luar daerah juga disiapkan untuk menunjang kelancaran proses belajar mengajar.
"Untuk operasional SMA Swasta SMA Sionom Hudon, kami sudah menyiapkan administrasi dan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara. Dukungan masyarakat dan para perantau juga sangat besar,"
Gagasan ini dibahas dalam pertemuan perantau di Medan yang dihadiri berbagai profesional. Para perantau menyatakan komitmen mendukung sebagai bentuk upaya menghadirkan akses pendidikan yang dekat bagi generasi muda di wilayah Sionom Hudon.
- Peserta perantau berasal dari profesi seperti dosen, praktisi TI, profesional pertambangan, dan pengusaha.
- SMA diharapkan melayani kebutuhan pendidikan menengah bagi generasi muda di sekitar 10 desa Sionom Hudon.
Peran yayasan dan prospek ke depan
Yayasan Satu Hati Membangun selama ini bergerak di bidang sosial, termasuk panti asuhan, rehabilitasi, dan PKBM Paket C. Kehadiran SMA Swasta Sionom Hudon direncanakan melengkapi layanan pendidikan yang sudah dijalankan yayasan.
Jika rencana berjalan sesuai jadwal, pendirian sekolah di Desa Sion Tonga dapat memperluas akses pendidikan menengah lokal dan mengurangi tekanan terhadap SMA negeri di Kabupaten Humbang Hasundutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Bupati Pimpin Gotong Royong Tiga Hari di Tanjungtiram untuk Kebersihan
Bupati Batubara pimpin gotong royong tiga hari di Tanjungtiram (18–20 Sep 2026) melibatkan Forkopimda, TNI,...
Batubara Siapkan Tanam 16.000 Pohon Aren, Potensi Nira dan Gula Aren
Bupati Batubara kunjungi penangkaran aren dan rencanakan penanaman 16.000 pohon untuk kembangkan nira dan gu...
ASN Batubara Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional 17 September 2026
ASN Pemkab Batubara menggelar upacara HKN pada 17 September 2026 untuk menegaskan disiplin, profesionalisme,...
BKAD Tapanuli Utara dan IT Del Uji Coba SIKAT-BENCANA
BKAD Tapanuli Utara bersama IT Del menguji prototipe SIKAT-BENCANA untuk mempercepat pengelolaan BTT dan pen...
Kontainer Alkes Tiba di RSUD Sabang, Status Kontrak di Inaproc Disorot
Kontainer alkes tiba di RSUD Sabang (19/9) meski ada klaim pembatalan kontrak; penyedia mengacu pada status...
Ratusan Warga Aceh Besar Terima Beras Bulog, 39 Nama Hilang dari Data
Ratusan warga Aceh Besar menerima beras Bulog periode Juli–September 2026; 39 nama hilang dari data sementar...