Lokal

Polsek Siantar Martoba Antar Warga Sakit ke Puskesmas dan Bantu Urus KTP

Bagikan:
Anggota Polsek Siantar Martoba mengantar warga sakit ke Puskesmas Rami untuk berobat

Siantar Martoba — Polsek Siantar Martoba Polres Pematangsiantar seninap menunjukkan peran sebagai pelayan masyarakat dengan mengantar seorang warga yang sakit untuk berobat ke Puskesmas Rami pada Rabu (15/7). Aksi cepat ini dilakukan setelah mereka sebelumnya membantu korban kecelakaan lalu lintas.

Evakuasi dan pendampingan pasien

Kapolsek Siantar Martoba AKP Martua Manik menugaskan tim Bhabinkamtibmas untuk menjemput pasien bernama Budiman. Petugas yang dikerahkan adalah Aiptu J. Butarbutar, Aipda Mitra YM Bangun, Aipda D. Silalahi, dan Bripka Sunandar.

Tim mendatangi rumah Budiman yang beralamat di Jl. Pdt. J. Wismar Saragih, Gg. Umbul, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba. Setelah memastikan kondisi dan keterbatasan biaya, petugas langsung membawa Budiman ke Puskesmas Rami untuk pemeriksaan dan perawatan awal.

Bantuan administrasi untuk akses layanan kesehatan

Selain mengantar ke fasilitas kesehatan, Polsek Siantar Martoba juga berinisiatif membantu penyelesaian administrasi agar pasien dapat mengakses layanan kesehatan lebih luas. Polsek akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk menerbitkan surat keterangan domisili sebagai dasar pembuatan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga.

Langkah administratif ini ditujukan agar Budiman dapat mendaftar atau mengurus BPJS Kesehatan serta mendapatkan rujukan rumah sakit jika diperlukan. Puskesmas Rami menyarankan agar Budiman dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Reaksi dan makna kegiatan

"Kegiatan pertolongan membawa warga yang sakit untuk berobat ke Puskesmas ini merupakan wujud kepedulian dan meningkatkan kehadiran Polri di tengah-tengah warga,"

pernyataan itu disampaikan oleh Kapolsek Siantar Martoba AKP Martua Manik. Pernyataan ini menegaskan pendekatan humanis yang diambil unit kepolisian setempat dalam menanggapi kebutuhan warga, baik dalam kondisi darurat maupun masalah akses layanan publik.

Implikasi dan tindak lanjut

Langkah Polsek membuka jalan bagi sinergi antara kepolisian, puskesmas, dan kelurahan dalam penyelesaian masalah nonmedis yang menghambat akses kesehatan. Jika proses administrasi berjalan lancar, pasien berpeluang mendapatkan rujukan dan manfaat program jaminan kesehatan nasional.

Ke depan, pendekatan serupa diharapkan dapat direplikasi untuk membantu warga lain yang mengalami kendala biaya atau administratif agar layanan kesehatan menjadi lebih mudah dijangkau.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait