Polsek Siantar Utara Mediasi Kasus Penganiayaan, Kedua Pihak Berdamai
Siantar — Polsek Siantar Utara menyelesaikan dugaan tindak pidana penganiayaan melalui mediasi, Rabu (15/7) siang di Mapolsek Siantar Utara, Jalan Patuan Nagari. Mediasi digelar setelah kejadian berlangsung pada Senin (13/7) pukul 05.30 di Jalan Singosari Gg. Demak, Kelurahan Martoba.
Ringkasan kejadian
Insiden bermula dari kesalahpahaman antara EP (51), warga Kel. Martoba, dan ES (34), warga Kel. Sumber Jaya, yang menyebabkan terjadinya penganiayaan. Peristiwa itu juga mengakibatkan hilangnya satu unit HP merk Samsung Galaxy tipe A04.
Proses mediasi di Mapolsek
Kapolsek Siantar Utara, Iptu Nana Sandra, menugaskan piket Kepala SPKT Aiptu MJ. Hutapea bersama Bhabinkamtimas Kel. Martoba, Aipda M. Nurday, untuk memfasilitasi penyelesaian perkara. Piket dan Bhabinkamtimas melakukan pertemuan mediasi dengan kedua belah pihak pada Rabu (15/7) sekitar pukul 11.00 WIB di Mapolsek.
Dalam mediasi tersebut, EP dan ES sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Keduanya menandatangani surat pernyataan perdamaian bermeterai yang memuat kesepakatan tidak menuntut secara hukum terkait kejadian tersebut.
Dampak dan tujuan mediasi
Dengan adanya surat pernyataan, Polsek Siantar Utara menyatakan perkara ini ditutup melalui proses mediasi. Kapolsek menjelaskan bahwa langkah ini juga bertujuan memperkuat kehadiran polisi di masyarakat.
"Dugaan penganiayaan itu sudah selesai dengan mediasi, karena kedua belah pihak sudah berdamai secara kekeluargaan,"
Iptu Nana Sandra, Kapolsek Siantar Utara
Mediasi dianggap sebagai upaya preventif untuk menjalin kemitraan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Selain itu, penyelesaian secara kekeluargaan diyakini dapat meredam potensi konflik berkepanjangan di lingkungan setempat.
Langkah selanjutnya
Saat ini kasus dinyatakan selesai di tingkat Polsek karena kedua pihak menolak menempuh jalur hukum. Polsek Siantar Utara tetap mengimbau warga untuk menyelesaikan perselisihan secara damai dan melapor ke pihak berwenang bila diperlukan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pendaftaran FASI Aceh Timur Diperpanjang sampai 15 November 2026
Pendaftaran FASI VI Kabupaten Aceh Timur diperpanjang sampai 15 November 2026 untuk memberi waktu kecamatan...
Husni: Pemahaman Konstitusi Kunci Jaga Persatuan
H.M. Husni menilai pemahaman konstitusi kunci menjaga persatuan dan memperkuat demokrasi, disampaikan pada S...
IPHI Aceh Peringati Maulid dan Santuni 54 Anak Yatim
IPHI Aceh menggelar Maulid Nabi dan santuni 54 anak yatim di Banda Aceh, sekaligus tausiyah tentang akhlak R...
DPRK Banda Aceh Ajak Pelajar Ikut Pelatihan Konten Kreator
Ketua DPRK Banda Aceh dorong pelajar SMA/SMK ikuti pelatihan konten kreator untuk promosi UMKM, pariwisata,...
Sabam Minta HKTI Perjuangkan Aspirasi Petani di Humbahas
Sabam Rajagukguk minta HKTI aktif menjembatani kebutuhan petani saat Rakercab HKTI Humbahas di Lintongnihuta...
Polres Aceh Timur Gelar "Minggu Kasih" di Vihara Murni Sakti
Polres Aceh Timur menggelar Minggu Kasih di Vihara Murni Sakti, Idi, untuk memperkuat komunikasi dan kerukun...