Lokal

Medan dan Prancis Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Pariwisata, Film

Bagikan:
Wakil Wali Kota Medan menerima Duta Besar Prancis di Rumah Dinas

MEDAN — Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Prancis untuk Indonesia H.E. Mr Fabien Penone di Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Jalan Gurila, Kamis (16/7). Pertemuan membahas rencana kerja sama lintas sektor, termasuk pendidikan, pariwisata, budaya, dan industri kreatif perfilman, dengan tujuan memperkuat hubungan bilateral dan membuka peluang bagi generasi muda Medan.

Pendidikan: peluang beasiswa dan akses

Dalam pertemuan itu, Zakiyuddin menyampaikan bahwa pemerintah Prancis memberikan kesempatan bagi pelajar dan mahasiswa Medan untuk melanjutkan studi di Prancis. Ia menekankan bahwa peluang ini harus dimanfaatkan, karena pendidikan di Prancis bisa didanai oleh negara bagi penerima yang lolos seleksi.

"Di Prancis, anak-anak kita bisa sekolah dan kuliah gratis dibiayai negara, tentu dengan melewati beberapa seleksi. Jadi, jangan pernah takut mencoba karena peluang ini terbuka untuk siapa saja,"

Untuk memperluas akses, Zakiyuddin langsung menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan agar segera berkoordinasi aktif. Tujuannya agar informasi beasiswa dan mekanisme pendaftaran dapat menjangkau seluruh siswa berprestasi di kota ini.

Pariwisata dan budaya: mempromosikan Medan ke luar negeri

Zakiyuddin menyoroti kekayaan budaya Medan sebagai kota multietnis. Ia memperkenalkan serangkaian budaya lokal dan event nasional seperti Gelar Melayu Serumpun (GEMES) yang menjadi alat promosi pariwisata.

"Melalui event-event seperti ini, kita ingin menarik wisatawan asing berkunjung ke kota Medan. Saya juga berharap budaya kita semakin dikenal di luar negeri,"

Kolaborasi promosi diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan dan membuka peluang kerja sama budaya antara kedua negara.

Industri kreatif dan perfilman: potensi kolaborasi

Sektor ekonomi kreatif, terutama perfilman, juga menjadi fokus pembahasan. Mengingat reputasi Prancis di dunia sinema, Zakiyuddin melihat peluang besar untuk sineas muda Medan melalui proyek kolaboratif.

"Kami berencana menginisiasi kolaborasi kreatif dengan melibatkan sutradara papan atas. Tadi pihak Dubes Prancis mengatakan akan berkomunikasi dengan Joko Anwar di Jakarta untuk merumuskan proyek kolaborasi seni dan film yang dapat digarap langsung di Kota Medan,"

Inisiatif ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas lokal serta menjaring proyek film berskala internasional di Medan.

Respon Dubes Prancis dan tindak lanjut pertemuan

Duta Besar Fabien Penone menyatakan apresiasi atas sambutan dan menegaskan bahwa pertemuan adalah bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral yang telah dibahas pada tingkat kepemimpinan kedua negara.

"Kerja sama ini adalah prioritas utama kami. Kami ingin memperkuat hubungan di bidang ekonomi, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM),"

Pertemuan dihadiri pula oleh sejumlah pejabat Pemko Medan, antara lain:

  • Laksamana Putra Siregar — Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan
  • Citra Effendi Capah — Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan
  • Andy Yudhistira — Sekretaris Pendidikan dan Kebudayaan
  • T Roby Chairi — Sekretaris Pariwisata

Wakil Wali Kota Medan menerima Duta Besar Prancis di Rumah Dinas
Zakiyuddin Harahap optimistis peluang kerja sama dengan Pemerintah Prancis terwujud.

Pertemuan ini membuka jalur kerja sama yang konkret antar-dinas dan membuka peluang nyata bagi pelajar, pelaku budaya, dan sineas muda Medan untuk terlibat dalam program internasional bersama pihak Prancis.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait