Bupati Pimpin Gotong Royong Tiga Hari di Tanjungtiram untuk Kebersihan
BATUBARA — Bupati Batubara Dr H. Baharuddin Siagian memimpin kegiatan gotong royong selama tiga hari, Jumat–Minggu (18–20 September 2026), di Kecamatan Tanjungtiram. Aksi ini melibatkan Forkopimda, TNI, Polri, ASN, dan warga setempat sebagai upaya membersihkan dan menata kawasan yang menjadi ikon kabupaten.
Apel bersama dan pembagian peralatan
Kegiatan dimulai dengan apel bersama di halaman Koramil Tanjungtiram yang dipimpin langsung oleh Bupati. Apel dihadiri oleh Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Danyonif 126/Kala Cakti, serta unsur Forkopimda dan perangkat daerah.
Usai apel, panitia membagikan peralatan kebersihan kepada peserta. Peralatan itu meliputi angkong, cangkul, sekop, dan garukan sampah untuk memperlancar kerja lapangan.
Pelaksanaan lapangan dan sasaran
Pemkab Batubara mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan truk pengangkut (dump truck) untuk mendukung pembersihan. Kegiatan menyasar tiga wilayah utama dalam kecamatan.
- Desa Bogak
- Desa Pahlawan
- Kelurahan Tanjungtiram
Bupati Baharuddin turun langsung bersama warga membersihkan jalan, bahu jalan, dan ruang publik. Keikutsertaan pimpinan diharapkan memotivasi warga untuk lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan.
Pesan bupati dan kaitan kebijakan nasional
Dalam apel, Bupati Baharuddin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI mengenai pentingnya kebersihan dan keasrian lingkungan. Ia mengimbau seluruh lapisan masyarakat ambil bagian dalam menjaga kawasan.
"Gotong royong ini kita laksanakan bersama Forkopimda, TNI, Polri, dan masyarakat untuk mewujudkan kota yang bersih dan asri. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari taklimat Bapak Presiden beberapa waktu lalu,"
Bupati memilih Tanjungtiram sebagai lokasi perdana karena kawasan ini menjadi salah satu ikon Kabupaten Batubara. Penataan dan kebersihan diharapkan memberi kesan positif bagi warga dan pengunjung dari luar daerah.
Harapan dan kesinambungan
Pemkab menekankan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan kesadaran kolektif. Pemerintah berharap semangat gotong royong ini menjadi kebiasaan yang terus dipelihara di seluruh desa dan kecamatan.
Sebelumnya, gotong royong sudah dilaksanakan di berbagai wilayah dalam kabupaten. Melalui kegiatan terpadu bersama Forkopimda, pemerintah daerah ingin memperkuat budaya kebersamaan dalam menjaga lingkungan publik.
Keberlanjutan program akan bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dan dukungan perangkat daerah untuk pemeliharaan pasca-kegiatan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Batubara Siapkan Tanam 16.000 Pohon Aren, Potensi Nira dan Gula Aren
Bupati Batubara kunjungi penangkaran aren dan rencanakan penanaman 16.000 pohon untuk kembangkan nira dan gu...
ASN Batubara Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional 17 September 2026
ASN Pemkab Batubara menggelar upacara HKN pada 17 September 2026 untuk menegaskan disiplin, profesionalisme,...
BKAD Tapanuli Utara dan IT Del Uji Coba SIKAT-BENCANA
BKAD Tapanuli Utara bersama IT Del menguji prototipe SIKAT-BENCANA untuk mempercepat pengelolaan BTT dan pen...
Kontainer Alkes Tiba di RSUD Sabang, Status Kontrak di Inaproc Disorot
Kontainer alkes tiba di RSUD Sabang (19/9) meski ada klaim pembatalan kontrak; penyedia mengacu pada status...
Ratusan Warga Aceh Besar Terima Beras Bulog, 39 Nama Hilang dari Data
Ratusan warga Aceh Besar menerima beras Bulog periode Juli–September 2026; 39 nama hilang dari data sementar...
Polres Samosir Tangkap Pria Diduga Perkosa Keponakan hingga Hamil
Polres Samosir menangkap MS (45) diduga memperkosa keponakan US (17) sejak Jan–Agu 2026 hingga korban hamil;...