Lokal

Pemkab Samosir Dukung Pendirian SMA Plus Berasrama Santo Mikael

Bagikan:
Ilustrasi SMA berasrama di Samosir dengan latar Danau Toba

Pangururan, Samosir — Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyatakan dukungan terhadap rencana pendirian SMA Plus Berasrama Katolik Santo Mikael Pangururan yang diinisiasi Yayasan Pendidikan Katolik Santo Yoseph Medan–Pematangsiantar. Pernyataan itu disampaikan saat audiensi antara Bupati dan Ketua Yayasan, Pastor Fridolinus Simanjorang, pada Sabtu (26/9) di Rumah Dinas Bupati.

Dukungan Pemerintah Daerah

Pertemuan membahas rencana pengembangan pendidikan melalui pendirian sekolah unggulan berasrama, termasuk dukungan dan proses perizinan yang diperlukan. Bupati Vandiko menegaskan kesiapan Pemkab mendukung inisiatif tersebut sesuai kewenangan daerah.

"Kami tetap membuka diri untuk peningkatan kualitas pendidikan. Berbagai upaya kami lakukan, termasuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan pihak terkait lainnya."

"Puji Tuhan, ada SMA unggulan yang akan hadir di Samosir. Ternyata doa dan cita-cita kita disambut baik Tuhan dengan kedatangan Pastor yang akan mendirikan sekolah SMA unggulan,"

Proses Perizinan dan Koordinasi

Vandiko menyatakan Pemkab akan membantu proses perizinan yang menjadi kewenangan daerah, seperti PBG, dan berkoordinasi bila ada kendala. Ia juga menyebut dukungan DPRD akan dilibatkan sesuai kemampuan dan ketentuan aturan.

"Intinya kami siap mendukung, Amang Pastor. Untuk perizinan seperti PBG, kita akan bantu sesuai ketentuan. Kalau ada kendala, kita siap berkoordinasi. Ini sudah menjadi sesuatu yang kita idam-idamkan dan cita-citakan."

Model Sekolah dan Prioritas Lokal

Yayasan menjelaskan bahwa SMA Santo Mikael yang selama ini berstatus reguler akan tetap beroperasi. Pendirian SMA Plus Berasrama dirancang sebagai program terpisah dengan sistem dan fasilitas khusus untuk menjadi sekolah unggulan.

"SMA Santo Mikael tetap menjadi reguler, dan kita membuat sekolah unggulan khusus yang kita pisahkan. Intinya kami ingin hadir untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir menciptakan sumber daya manusia yang unggul,"

Pastor Fridolinus menyatakan sekolah baru nantinya memberi prioritas bagi putra-putri Samosir dengan komposisi tertentu sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Visi Lulusan dan Identitas Sekolah

SMA Plus Berasrama dirancang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Sekolah menargetkan lulusan yang memiliki nilai sebagai berikut:

  • Cerdas dan berprestasi akademik
  • Beriman serta rendah hati
  • Berintegritas dan mandiri
  • Memiliki semangat pelayanan

Yayasan juga berencana menjadikan Samosir dan Danau Toba sebagai bagian kuat dari identitas sekolah. Secara bertahap, SMA Plus ditargetkan berkembang menjadi salah satu sekolah unggulan di Sumatera Utara dan berstatus boarding school Katolik berstandar nasional.

Tindak Lanjut dan Implikasi

Audiensi ini menjadi langkah awal kolaborasi antara Yayasan dan Pemerintah Kabupaten Samosir. Pemkab akan menindaklanjuti kebutuhan yang masuk dalam kewenangan daerah sesuai peraturan perundang-undangan agar persiapan pendirian sekolah berjalan baik.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan rencana prioritas bagi pelajar lokal, proyek ini diharapkan memperluas pilihan pendidikan di Samosir dan memperkuat pembentukan kompetensi serta karakter generasi muda daerah.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait