Lokal

Sinabung Masih Siaga; Oknum Kepling Ditangkap, KMP Sumut II Kandas

Bagikan:
Kolom asap putih Gunung Sinabung menandakan aktivitas vulkanik, status Siaga Level III

Medan, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, hingga Sabtu (5/9) masih berstatus Siaga (Level III) dengan aktivitas fluktuatif dan kolom asap putih dari kawah. Pada hari yang sama, Direktorat Narkoba Polda Sumut menangkap seorang oknum kepala lingkungan di Medan Polonia terkait peredaran ekstasi, dan Kapal Motor Penyeberangan KMP Sumut II tersangkut dekat Pelabuhan Tigaras saat menyeberang ke Samosir.

Aktivitas Gunung Sinabung: Kolom Asap Putih Teramati

Ketua Pos Pengamatan Gunung Sinabung, Armen Purba, melaporkan bahwa kolom asap masih terlihat membumbung dari kawah pada Sabtu (5/9). Warna asap putih menunjukkan aktivitas vulkanik masih berlangsung, namun belum ada peningkatan status pengamatan.

"Masih siaga. Aktivitasnya masih fluktuatif, dan asapnya masih tinggi berwarna putih,"

Petugas pemantau terus mengawasi perkembangan untuk mengantisipasi perubahan aktivitas. Masyarakat dan wisatawan diimbau tetap mematuhi kebijakan zona aman yang ditetapkan.

Oknum Kepling Ditangkap Diduga Jual Ekstasi

Tim Direktorat Narkoba Polda Sumut menangkap seorang oknum kepala lingkungan berinisial AR (37) di Jalan Starban, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia. Penangkapan terjadi setelah adanya informasi dari masyarakat tentang rencana transaksi narkotika.

Petugas menyita sebanyak 600 butir pil ekstasi dari tersangka. AR kini ditahan di Mapolda Sumut untuk proses penyidikan dan penuntutan lebih lanjut.

"Penangkapan itu pada 15 Agustus 2026 setelah personel mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya oknum kepling yang akan melakukan transaksi narkotika di Jalan Starban, Kecamatan Medan Polonia,"

Penyidik menindaklanjuti barang bukti dan keterangan saksi untuk menentukan pasal yang disangkakan serta kemungkinan keterlibatan jaringan lain.

KMP Sumut II Tersangkut di Perairan Danau Toba

KMP Sumut II mengalami kendala saat menyeberang dari Tigaras menuju Simanindo, Jumat (4/9) malam. Kapal dikabarkan tersangkut setelah melakukan manuver, tak lama setelah berangkat sekitar pukul 19.00 WIB.

Salah satu penumpang asal Kabupaten Samosir, berinisial LG (43), menceritakan kronologi kejadian setelah berhasil menyeberang kembali.

"Kapal berangkat sekitar jam tujuh malam lewat, nyangkutnya setelah kapal selesai memutar ke arah Samosir. Gak lama, kurang lebih sepuluh menit, tersangkut gitu. Pasti karena apa kurang tau, tapi kudengar-dengar dibahas orang, nyangkut ke batu,"

Pihak berwenang setempat dan operator kapal melakukan upaya evakuasi dan pemeriksaan untuk memastikan keselamatan penumpang serta kondisi lambung kapal.

Ketiga peristiwa ini menunjukkan dinamika keselamatan publik dan penegakan hukum di Sumatera Utara. Pemantauan Gunung Sinabung tetap menjadi prioritas mitigasi bencana, sementara aparat berfokus pada pemberantasan narkoba dan peningkatan keselamatan transportasi danau. Perkembangan lebih lanjut akan dilaporkan sesuai hasil pengawasan dan proses hukum berjalan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait