Ketua MUI Palas Tekankan Akhlak Nabi Harus Hidup di Kalangan Siswa
Sibuhuan: Ketua MUI Kabupaten Padanglawas, Dr. H. Ismail Nasution M.Th, menegaskan akhlak Nabi Muhammad SAW harus benar-benar terwujud dalam perilaku siswa MAN 1 Padanglawas. Pernyataan itu disampaikan saat ceramah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 1 Padanglawas Plus Keterampilan dan Riset, Jumat (4/9). Tujuannya agar siswa tidak sekadar mengenal sejarah, tetapi mempraktikkan adab kepada orang tua dan guru.
Pesan utama: akhlak harus hadir dalam diri siswa
Ismail meminta agar akhlak Nabi tidak hanya menjadi materi pelajaran atau bacaan sejarah. Ia menekankan implementasi nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Menurutnya, akhlak yang baik menentukan kualitas hubungan siswa dengan keluarga dan pendidik.
Ia juga menyinggung bahwa kemuliaan seseorang diukur bukan hanya dari ilmu, tetapi juga dari adab. Oleh karena itu, penguatan karakter menjadi fokus pesannya di lingkungan sekolah.
Pengorbanan orang tua sebagai contoh konkret
Dalam ceramahnya, Ismail mengajak siswa berpikir realistis tentang pengorbanan orang tua. Ia merinci benda-benda yang sehari-hari dimiliki siswa sebagai hasil kerja keras ayah dan ibu.
"Mari kita berpikir logis tentang pengorbanan orang tua. Sepatu yang kita pakai, seragam, tas, buku, jilbab, peci, hingga uang jajan semuanya adalah hasil keringat dan pemberian ayah dan ibu,"
Ia menambahkan bahwa rumah yang ditinggali sering kali diberikan tanpa imbalan. Ismail menanyakan apakah ada pihak lain yang bersedia menampung anak selama bertahun-tahun dengan kasih sayang serupa.
Hormat kepada guru sebagai bagian dari akhlak
Ismail juga menyoroti posisi guru. Ia mengingatkan siswa untuk menghormati guru, meski para pendidik tidak sempurna. Penghormatan itu, menurutnya, harus dilihat dari jasa dan ilmu yang diberikan, bukan hanya penampilan atau kekurangan pribadi.
"Jangan melihat guru hanya dari penampilan dan kekurangannya, tetapi lihatlah ilmu dan jasanya,"
Pesan tersebut menekankan bahwa penghormatan terhadap guru adalah bagian dari pendidikan karakter yang wajib dipelihara di sekolah.
Respons sekolah dan harapan ke depan
Kepala MAN 1 Padanglawas, Hj. Mahnidar Azwarni Nasution, berharap pesan Ketua MUI dapat menjadi praktik nyata di kalangan siswa. Ia mengajak seluruh civitas untuk menerapkan akhlak dalam interaksi harian agar lulusan tidak hanya cerdas, tetapi juga beradab.
Dengan demikian, sekolah diharapkan terus menguatkan pembelajaran karakter selaras dengan kurikulum akademik. Peringatan Maulid menjadi momentum untuk menginternalisasi nilai-nilai Nabi dalam kehidupan siswa.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wawali Sabang Hadiri HUT ke-27 Bireuen, Ajak Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
Wawali Sabang Suradji Junus menghadiri HUT ke-27 Bireuen (12/10), menyampaikan harapan peningkatan pembangun...
Aceh Besar Dukung PKM UIN Ar-Raniry, 517 Mahasiswa Turun
Pemkab Aceh Besar bahas PKM UIN Ar-Raniry melibatkan 517 mahasiswa di Lhoknga dan Leupung, mulai 22 Oktober...
Bupati Aceh Besar Tekankan Pelestarian Bahasa Aceh di Festival 2026
Bupati Aceh Besar minta peran bersama menjaga bahasa Aceh dan mendorong perlindungan hak budaya seperti kuah...
Kecelakaan di Simalungun: 5 Luka, Ibu Hamil Alami Keguguran
Kecelakaan di Jalan Medan Km 20-21, Simalungun, menewaskan tidak ada korban jiwa; lima penumpang luka dan se...
Wesly Silalahi Hadiri Ibadah Utus-Sambut di GPIB Maranatha
Wali Kota Wesly Silalahi hadir dalam ibadah utus-sambut GPIB Maranatha, memberi penghargaan kepada pendeta l...
Alokasi Bantuan Bedah Rumah Sumut 2026 Melonjak Jadi 15.011 Unit
Pemprov Sumut meningkatkan alokasi bedah rumah 2026 menjadi 15.011 unit; pemda diminta segera lengkapi admin...