Wamenhaj Sidak Kemenhaj Jaktim, Tegaskan Sapu Bersih Penyimpangan
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jakarta Timur pada Senin, 10 Agustus 2026. Sidak bertujuan memastikan layanan jemaah berjalan profesional dan menegaskan komitmen Kemenhaj untuk sapu bersih praktik penyimpangan dalam penyelenggaraan haji.
Fokus sidak dan temuan awal
Sidak diarahkan untuk memverifikasi keluhan dan temuan pemeriksaan sebelumnya, termasuk dugaan manipulasi mahram dan praktik percaloan. Jakarta Timur dipilih karena menjadi salah satu wilayah dengan jumlah jemaah haji terbesar di DKI Jakarta. Dahnil menekankan pentingnya memastikan setiap prosedur sesuai ketentuan agar jemaah mendapat kepastian layanan.
Arahan perubahan budaya kerja
Dahnil menilai peralihan pengelolaan haji kepada Kemenhaj sebagai momentum perbaikan tata kelola secara menyeluruh. Ia meminta perubahan meliputi kelembagaan, budaya kerja, dan peningkatan integritas aparatur pelayanan. Menurutnya, prioritas utama adalah kepentingan jemaah.
"Saya sengaja datang langsung untuk memastikan pelayanan kepada jemaah benar-benar berjalan sebagaimana mestinya. Tidak boleh ada lagi ruang bagi praktik-praktik lama yang merugikan jemaah,"
Ia menegaskan Kemenhaj harus menjadi institusi yang bersih, profesional, transparan, dan berorientasi pelayanan. Arahan serupa juga datang dari Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, serta sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap reformasi layanan haji.
Larangan praktik dan tindak lanjut
Dahnil menyatakan tidak ada toleransi terhadap praktik yang merugikan jemaah. Setiap laporan masyarakat dan hasil pemeriksaan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
- Percaloan dan intermediasi ilegal
- Manipulasi administrasi seperti pengaturan mahram
- Pungutan tidak sah di luar ketentuan resmi
- Penyalahgunaan kewenangan oleh aparat
"Kemenhaj harus menjadi rumah baru dengan budaya kerja baru, yang bersih, profesional, transparan, dan melayani,"
Dampak dan prospek ke depan
Sidak ini bagian dari upaya memperkuat pengawasan internal dan memastikan perubahan tata kelola dirasakan masyarakat. Dahnil meminta seluruh pegawai Kemenhaj menunjukkan komitmen terhadap integritas dan pelayanan publik. Kepastian dan kemudahan pelayanan kepada jemaah menjadi ukuran keberhasilan transformasi penyelenggaraan haji.
Dengan langkah tegas dan pemantauan berkelanjutan, Kemenhaj berharap menghilangkan ruang bagi praktik transaksional dan memastikan jemaah menerima layanan yang adil serta transparan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Penilaian 'Excess Capacity' Harus Berdasarkan Bukti
Mendag Budi Santoso minta penilaian 'excess capacity' dibuat berbasis bukti sektoral, dibahas dalam G20 TMM...
Pakar: Gugatan Syarat Pendidikan Wapres Seharusnya Ditolak MK
Pakar hukum menilai gugatan soal syarat pendidikan Wapres Gibran seharusnya tak dapat diterima MK karena sub...
Olivia Zalianty Harap Lagu Pancasila Perkuat Nilai Kebangsaan
Olivia Zalianty merilis lagu "Pancasila" untuk membantu masyarakat meresapi nilai negara melalui musik yang...
Kekeringan Meteorologis vs Hidrologis: Apa Bedanya?
BMKG jelaskan perbedaan kekeringan meteorologis dan hidrologis; 25 wilayah Jatim minta bantuan air hingga aw...
Kemenperin Siapkan SDM Kelola Pusat Logistik Industri Bambu
Kemenperin menyiapkan SDM lewat AKB 2026 untuk mengelola Pusat Logistik Industri Bambu, memperkuat rantai pa...
HUT ke-81 TNI: Pengendara Diminta Hindari Kawasan Cilangkap
Pengendara diimbau menghindari kawasan Mabes TNI Cilangkap pada Senin 5 Okt 2026 mulai pukul 06.00 WIB karen...