Kementrans dan Kemendes Gelar Festival Merah Putih Rayakan HUT ke-81
Kementerian Transmigrasi dan Kementerian Desa dan PDT menggelar Festival Merah Putih pada 10 Agustus 2026 di kompleks kantor Kalibata, Jakarta. Acara ini diselenggarakan untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus memperkuat kekompakan pegawai kedua kementerian.
Rangkaian acara dan partisipasi
Festival dibuka dengan senam massal yang diikuti pegawai dari kedua instansi. Setelah itu, peserta menikmati berbagai permainan tradisional dan kompetisi olahraga.
- Tarik tambang
- Menangkap bebek
- Makan kerupuk
- Kompetisi bola voli dan futsal
- Bazar serta hiburan musik
Pesan pimpinan
Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, mengatakan festival menjadi wadah pelestarian tradisi rakyat sekaligus mempererat hubungan kerja antarpegawai. Ia menekankan pentingnya nilai kebangsaan dalam pelaksanaan tugas birokrasi.
"Dua kementerian secara bersama memperingati HUT ke-81 RI. Tradisi rakyat ini luar biasa dan menjadi kekayaan budaya Indonesia,"
Viva juga berharap momentum ini meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan inovasi dalam pelayanan publik.
"Selepas acara ini semoga bapak dan ibu bisa menjalankan tugas dan fungsinya di masing-masing kementerian dengan baik,"
Kehadiran pejabat dan nuansa kebersamaan
Acara dihadiri oleh Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, serta Wakil Menteri Desa dan PDT, Ahmad Riza Patria. Kehadiran mereka menegaskan komitmen lintas-kementerian dalam membangun rasa persatuan.
Di akhir sambutan, Viva menyampaikan pantun bertema persatuan dan pembangunan sebagai ungkapan semangat kebangsaan yang hangat.
Ke tanah Melayu membawa perahu, singgah sebentar di Pulau Bintan. Kementerian Transmigrasi dan Desa bersatu padu, Indonesia maju dalam persatuan.
Dirgahayu Indonesiaku tercinta, 81 tahun merdeka. Desa dan Transmigrasi bersatu cita, bersama membangun Indonesia Raya.
Makna kegiatan dan langkah ke depan
Festival bukan sekadar hiburan; acara ini dirancang untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan memperkuat budaya kerja kolektif. Pimpinan berharap kebersamaan yang tercipta mendorong kinerja yang lebih baik bagi masyarakat.
Ke depan, kedua kementerian akan terus memanfaatkan kegiatan kebudayaan untuk meningkatkan sinergi dan kualitas layanan publik di daerah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Mendag: Pangan Bukan Instrumen Tekanan Geopolitik
Mendag Budi Santoso menegaskan pangan tak boleh jadi alat tekanan geopolitik dan mendorong solusi WTO untuk...
MenPPPA Pastikan Pendampingan Terbuka bagi Korban Perundungan
MenPPPA Arifah Fauzi memastikan layanan pendampingan tetap tersedia bagi anak korban perundungan; Kemenkes b...
Kemenperin Buka Ruang Gen Z untuk Kembangkan Industri Batik
Kemenperin ajak Gen Z berperan dalam pengembangan industri batik melalui desain, teknologi, dan pemasaran di...
Tokoh Konghucu Budi Tanuwibowo Masuk Wantimpres
Budi Tanuwibowo dilantik jadi anggota Wantimpres; ia terharu karena komunitas Konghucu yang minoritas mendap...
MenPPPA Pastikan Penanganan Perundungan Anak di Tangsel
MenPPPA Arifah Fauzi pastikan penanganan dugaan perundungan anak di Tangerang Selatan prioritaskan keamanan,...
Komdigi Minta Operator Ubah Paket Non-Rollover
Komdigi minta operator segera ubah paket non-rollover agar sisa kuota dilindungi secara ekonomi, bukan hanya...