Show Token Garap 'Pemikat Jiwa', Bidik Pasar Film Global
Show Token mengumumkan proyek film kedua berjudul 'Pemikat Jiwa' dan kembali bertindak sebagai Executive Producer bersama Makara Production. Pengumuman ini disampaikan pada Gala Premiere di Epicentrum XXI, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026, sebagai bagian realisasi alokasi investasi US$100 juta untuk Asia Tenggara. Investasi tersebut akan mendanai film nasional menggunakan teknologi Web3 yang diklaim transparan, adaptif, dan inklusif.
Strategi ekspansi dan target pasar
CEO Show Token, Akshay Melwani, menyatakan perusahaan menargetkan pasar internasional untuk film Indonesia. Ia menyebut minat penonton Asia terhadap film horor Indonesia tinggi, sehingga peluang ekspor budaya lewat perfilman terbuka luas.
“Kami ingin membawa film lokal ke panggung global. Kami juga telah menjalin kemitraan dengan beberapa negara yang belum bisa saya ungkapkan sekarang,” kata Akshay dalam sesi doorstop di Gala Premiere.
“Namun ke depannya anda akan melihat film seperti 'Cerita Lila' dan film lainnya, termasuk 'Pemikat Jiwa', dirilis di pasar global. Kami ingin membawa film lokal ke panggung internasional.”
Mengapa 'Pemikat Jiwa' dipilih
Show Token memilih 'Pemikat Jiwa' karena menilai kekuatan cerita lokalnya berpotensi kuat di masyarakat. Film ini diadaptasi dari thread viral di platform X karya Nuugro Agung yang telah dibaca jutaan orang.
Film bergenre horor psikologis dan supernatural disutradarai Dom Dharmo dan diproduksi bersama Makara Production. Pemeran utama termasuk Fajar Nugra, Givina Lukita, dan Erdin Werdrayana.
Proses seleksi dan kriteria
Perusahaan menyatakan pemilihan proyek melalui proses seleksi menyeluruh. Penilaian mencakup kualitas pemain, talenta kreatif, serta rekam jejak rumah produksi.
Dukungan bagi pelaku kecil dan program komunitas
Akshay menegaskan dukungan Show Token tidak hanya untuk rumah produksi besar. Peluang investasi terbuka pula bagi rumah produksi kecil dan menengah. Perusahaan juga menyiapkan program untuk penonton dan komunitas sinema.
- Akses belakang layar
- Gala Premiere
- Tiket gratis untuk komunitas
- Skema revenue token bagi pendukung
Prospek internasional dan jejak sukses sebelumnya
Keberhasilan film 'Cerita Lila' memberi optimisme. Film tersebut tercatat meraih 723.467 penonton di bioskop nasional. Show Token menilai negara seperti Korea, Malaysia, dan Singapura memiliki potensi pasar yang besar, dan perusahaan sedang membangun kemitraan lintas negara untuk mendorong distribusi.
Show Token diposisikan sebagai platform berbasis blockchain yang mendukung industri hiburan Indonesia. Perusahaan berencana memperluas dukungan ke serial, pertunjukan, dan proyek kreatif lain, dengan tujuan memperkuat akses pasar global bagi karya lokal.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Paramount Rilis Trailer Kedua 'Ebenezer' dengan Johnny Depp
Paramount rilis trailer kedua 'Ebenezer' karya Ti West; Johnny Depp kembali sebagai Ebenezer Scrooge dalam v...
Agnez Monica Akan Isi Opening Ceremony MotoGP Mandalika
Agnez Monica akan tampil di Opening Ceremony MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circ...
Trailer Kedua Sense and Sensibility Rilis, Daisy Edgar-Jones Jadi Elinor
Trailer kedua adaptasi Jane Austen, Sense and Sensibility, dirilis 30 September 2026; Daisy Edgar-Jones meme...
Lyodra Rilis "Terkunci di Kamu" dengan 10 Lagu, Kolab Bilal
Lyodra umumkan album "Terkunci di Kamu" rilis 9 Oktober 2026, berisi 10 lagu termasuk kolaborasi dengan Bila...
MEOVV Siap Comeback dengan Single Album "GO HARD"
MEOVV akan merilis single album "GO HARD" berisi dua lagu pada 12 Oktober; rilis membawa tema pendewasaan da...
Barasuara Ungkap Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk GJLS
Barasuara mengungkap proses pembuatan lagu "Api dan Mimpi" untuk film GJLS: Berapi-Api, dimulai dari DM Rige...