Fajar Nugra dan Givina Lukita Ungkap Tantangan di 'Pemikat Jiwa'
Film Pemikat Jiwa yang bergenre horor psikologis akan tayang di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026. Produksi Makara Production ini disutradarai oleh Dom Dharmo. Pada konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta, Selasa 30 Juni 2026, pemeran utama buka-bukaan soal tantangan saat proses syuting.
Peran berbeda, tantangan baru bagi Fajar Nugra
Pemeran Jay, Fajar Nugra, mengatakan peran ini memaksanya meninggalkan citra komedi yang selama ini melekat. Ia mengaku sempat meragukan kemampuan saat awal pengambilan gambar dan takut unsur komedi tak sengaja muncul pada adegan serius.
"Ini adalah film pertama yang aku merasa sinting dan jujur aja, aku merasa takut banget ketika proses shooting. Ketika akhirnya jadi film, takut ada bumbu komedi yang akhirnya ke bawah, itu jujur adalah ketakutanku,"
Fajar menuturkan fase awal syuting membuatnya merasa mengawang dan ragu apakah bisa memerankan Jay secara meyakinkan. Namun, ia menyebut dukungan tim produksi membantu meningkatkan kepercayaandirinya.
"Jadi keseluruhan film, shooting dimulai rasanya kayak ngawang, ngambang banget, ini bener gak ya aku bisa memerankan karakter Jay. Cuma kan akhirnya dibantu sama semua orang yang terlibat di film Pemikat Jiwa,"
Givina Lukita menggali sisi psikologis Wulan
Givina Lukita berperan sebagai Wulan, tokoh yang jauh berbeda dari kepribadian aslinya. Perannya menuntut eksplorasi emosi dan kondisi psikologis yang mendalam, sehingga Givina melakukan proses pembangunan karakter secara bertahap bersama sutradara dan rekan pemain.
"Kami pelajari, kami organik, kalau memang sulit kita hadapi, dan aku percaya sama tim Makara, Pak Dom, dan para cast lainnya. Jadi segala ketakutan, allhamdulillah bisa dikesampingkan, ternyata hanya dengan percaya, ternyata badanku bisa ngeluarin hal seperti itu,"
Ia menambahkan bahwa Wulan adalah sosok yang friendly dan mudah disalahartikan orang lain. Dari karakter ini, Givina menilai pentingnya keberanian untuk menetapkan batas dalam hubungan.
Proses produksi dan dukungan tim
Baik Fajar maupun Givina menekankan peran sutradara dan tim produksi dalam membantu proses akting mereka. Pendekatan bertahap dan kerja kolektif disebut sebagai kunci agar kedua aktor dapat menghadirkan nuansa horor psikologis sesuai visi sutradara.
Sinopsis singkat dan janji pengalaman menonton
Pemikat Jiwa menggabungkan elemen kisah cinta, obsesi, dan praktik ilmu pengasihan yang berujung petaka. Film ini menjanjikan pengalaman berbeda bagi penonton horor Indonesia dengan penggambaran psikologis tokoh yang intens.
Film akan tayang mulai 9 Juli 2026 dan diharapkan memberi warna baru pada genre horor lokal lewat pendekatan psikologis serta interpretasi peran yang menantang bagi para pemainnya.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Trailer Film Horor Werwulf Dirilis, Tayang 25 Desember
Trailer film horor Werwulf dirilis. Disutradarai Robert Eggers, film berlatar Inggris abad ke-13 ini tayang...
Tulus Kembali dengan 'Teh Hijau' setelah Vakum Empat Tahun
Tulus merilis single 'Teh Hijau' pada 30 Juni 2026; lagu bertema menerima kehampaan dan video liriknya melam...
Ahn Bo Hyun & Jung Eun Chae Bintangi Flex X Cop 2, Tayang 7 Agustus
SBS mengumumkan Flex X Cop 2 tayang 7 Agustus 2026, menampilkan Ahn Bo Hyun dan Jung Eun Chae dengan skala p...
Menteri Ekraf Apresiasi Ferly Halim dan Film Keluarga
Menteri Ekraf apresiasi Ferly Halim atas Langit Pictures dan film keluarga "Takkan Kubiarkan Kau Menangis" y...
Festival Layang-layang Purworejo Dorong UMKM dan Ekonomi Lokal
Festival Layang-layang Nasional 2026 digelar 4-5 Juli di Pantai Ketawang, Purworejo, melibatkan peserta nasi...
David Harbour dan Millie Bobby Brown Reuni di Serial Mata-mata Netflix
David Harbour dan Millie Bobby Brown kembali dipertemukan sebagai pemeran dan produser eksekutif dalam seria...