Sergai Jajaki Kerja Sama Irigasi dan Pertanian dengan RID Thailand
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) membuka peluang kerja sama internasional di bidang pertanian dan pengairan dengan Tim Royal Irrigation Development (RID) Thailand. Kunjungan diterima langsung oleh Bupati H. Darma Wijaya di ruang kerja Bupati, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Rabu (20/5).
Pertemuan dan tujuan kerja sama
Pertemuan antara Pemkab Sergai dan delegasi RID Thailand menjadi wadah untuk memperkuat hubungan teknis dalam pengembangan sistem irigasi. Tujuannya adalah berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai pengelolaan irigasi modern demi mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di daerah.
"Kami menyambut baik kehadiran Tim RID Thailand di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat. Semoga kunjungan ini menjadi momentum untuk saling bertukar informasi dan memperkuat kerja sama dalam pengelolaan irigasi demi mendukung ketahanan pangan daerah,"
Diskusi teknis dan prioritas pembahasan
Dalam pertemuan turut dibahas pengembangan infrastruktur irigasi, peningkatan kualitas pengelolaan air, serta strategi untuk mendukung hasil pertanian yang berdaya saing dan berkelanjutan. Diskusi menekankan pentingnya tata kelola air yang lebih efisien di tengah tantangan perubahan iklim.
Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Hendri Sasrawan, yang mendampingi delegasi menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemkab Sergai. Ia berharap pertemuan ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam pertukaran teknologi dan pengembangan sistem pengairan yang berkelanjutan.
Peserta dan langkah administrasi
Turut hadir pada pertemuan pejabat daerah dan instansi terkait, antara lain:
- Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan Kamaluddin, MMA
- Kepala Dinas Pertanian Sergai Dedy Iskandar, SP, MM
- Perwakilan pihak terkait lainnya
Para peserta bertukar pandangan mengenai skema kerja sama dan peluang implementasi teknologi pengairan dari RID Thailand. Bahasan difokuskan pada aspek teknis dan potensi dampak langsung terhadap produktivitas petani lokal.
Implikasi dan prospek ke depan
Sektor pertanian disebut Bupati masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Sergai. Oleh karena itu, penguatan infrastruktur irigasi dan tata kelola air dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan. Kerja sama dengan RID Thailand diharapkan tidak hanya mentransfer teknologi, tetapi juga meningkatkan kapasitas pengelolaan sumber daya air di tingkat lokal.
Dengan langkah awal ini, Pemkab Sergai menempatkan pengembangan irigasi sebagai prioritas strategis untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan daya saing hasil pertanian daerah ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50 di Medan
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menghadiri pembukaan PRSU ke-50 di Medan pada 3 Juli 2026; acara dibuka W...
Remaja 15 Tahun Tenggelam di Sungai Ular Ditemukan Tewas
Remaja 15 tahun yang tenggelam di Sungai Ular ditemukan tewas setelah tiga hari pencarian; jasad ditemukan d...
Nenek 72 Tahun Ditemukan Meninggal di Parit Perkebunan Simalungun
Hermin Lasih Silalahi (72) ditemukan meninggal di Parit Gajah PTPN IV Marihat pada 4 Juli 2026 setelah dilap...
Sidang INALUM: Penjualan Aluminium Alloy Diduga Wanprestasi
Dalam sidang Medan, PT INALUM menyatakan penjualan Aluminium Alloy ke PT PASU lebih tepat sebagai wanprestas...
Kebakaran Sumur Minyak Tradisional di Aceh Timur, Api Sulit Dipadamkan
Sumur minyak tradisional di Lhok Leumak, Aceh Timur meledak dan terbakar Minggu; Damkar dan polisi dikerahka...
Situs Legenda Eluh Bru Tinambunen di Ulumerah Terancam Kering
Situs legenda Eluh Bru Tinambunen di Ulumerah dilaporkan kering dan tak terawat; warga serta pemerintah dido...