Sergai Perkuat Reformasi Birokrasi dengan Fokus pada SAKIP dan Pelayanan
Sei Rampah, 19 Mei — Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menegaskan komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, adaptif, dan berorientasi layanan. Pernyataan itu disampaikan melalui Sekretaris Daerah Sergai, Suwanto Nasution, pada kegiatan Pembinaan, Monitoring, dan Evaluasi bagi Kabupaten/Kota Wilayah Zona Pantai Timur (2) Sumatera Utara di ruang kerja Sekdakab Sergai, Kompleks Kantor Bupati.
Komitmen dan tujuan kegiatan
Sekdakab Suwanto menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat implementasi reformasi birokrasi dan mendorong perbaikan yang langsung terasa oleh masyarakat. Ia menyebutkan lima aspek utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah dalam proses reformasi.
Kelima aspek prioritas
Menurut Suwanto, kelima aspek tersebut merupakan pondasi tata kelola pemerintahan yang baik. Fokusnya meliputi:
- Reformasi birokrasi
- SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah)
- Pelayanan publik
- Kelembagaan
- Analisa jabatan
Melalui pembinaan, monitoring, dan evaluasi terpadu ini diharapkan dapat memetakan capaian serta kendala di masing-masing daerah, memberikan solusi konkret berupa rekomendasi perbaikan, dan menyelaraskan seluruh aspek agar tidak berjalan sendiri-sendiri
Pesan dari Pemprov Sumut
Gubernur Sumatera Utara diwakili Asisten Administrasi Umum, Muhammad Suib, menegaskan bahwa reformasi birokrasi harus lebih dari sekadar pemenuhan administrasi. Ia meminta perubahan nyata yang meningkatkan kualitas layanan publik.
Menurut Muhammad Suib, masyarakat menuntut layanan yang cepat, akurat, dan transparan. Oleh karena itu, reformasi harus terukur dan berdampak pada isu strategis seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, dan percepatan hilirisasi.
Adapun dalam penataan kelembagaan, pemerintah daerah diminta memastikan struktur organisasi berjalan efektif tanpa tumpang tindih fungsi agar birokrasi menjadi lebih ramping, lincah, dan efisien
SAKIP dan tindak lanjut evaluasi
Implementasi SAKIP dinilai penting untuk menetapkan sasaran kerja yang terukur dan berorientasi hasil. Pemerintah kabupaten/kota juga diminta segera menindaklanjuti rekomendasi hasil evaluasi AKIP Tahun 2025 dari Kementerian PANRB sebagai dasar penilaian tahun berikutnya.
Di bidang pelayanan publik, Pemprov Sumut mendorong percepatan transformasi digital melalui penguatan Mal Pelayanan Publik (MPP) dan inovasi layanan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Peserta dan kolaborasi antar daerah
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dan peserta dari berbagai unsur pemerintahan. Hadir antara lain kepala biro organisasi provinsi, asisten administrasi umum, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan kepala bagian organisasi kabupaten/kota di Sumut.
- Dr. Zulkifli, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi
- Drs. Dimas Kurnianto, Asisten Administrasi Umum
- Pejabat dari Bapperida, DPMPTSP, Bapenda Sergai
- Kepala Bagian Organisasi kabupaten/kota se-Sumut
Suwanto mengapresiasi penunjukan Sergai sebagai fasilitator kegiatan oleh Pemprov Sumut dan menekankan pentingnya kolaborasi antarpemerintah daerah. Ia berharap sinergi ini menghasilkan organisasi pemerintahan yang lebih akuntabel, adaptif, dan melayani masyarakat secara nyata.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...
Kemendagri Dinilai Lemah soal Pergeseran Anggaran Rp503 Miliar Deliserdang
Klaim Kemendagri soal pergeseran anggaran Rp503 miliar Deliserdang disorot, disertai kabar keluarga tersangk...
BKSDA Aceh: Pembabatan Sawit di Trumon Masuk Kawasan Konservasi
BKSDA Aceh menyatakan pembabatan sawit di Trumon berada dalam Suaka Margasatwa Rawa Singkil; warga dan PeTA...
BPJN Aceh Rampungkan Rekonstruksi Jalan Kedai Runding–Paya Laba
BPJN Aceh menyelesaikan rekonstruksi ruas Kedai Runding–Paya Laba sepanjang sekitar 3 km untuk memperlancar...