Bupati Sergai Ajak FKUB Perkuat Moderasi dan Tangkal Hoaks
Sei Rampah, Serdang Bedagai — Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, dan masyarakat untuk memperkuat moderasi beragama, menjaga toleransi, serta bersama-sama menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks yang bisa memecah kerukunan. Ajakan itu disampaikan dalam Dialog Moderasi dan Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Sergai, Kamis (27/8).
Dialog sebagai momentum harmonisasi
Kegiatan ini dimaksudkan sebagai momen untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun harmonisasi antarumat beragama di Kabupaten Sergai. Dialog menghadirkan sejumlah tokoh agama dan pengurus FKUB untuk berdiskusi mengenai upaya pencegahan konflik dan penguatan komunikasi antarkelompok.
Peran strategis FKUB dan tokoh agama
Bupati Darma Wijaya menekankan posisi strategis FKUB dalam menjaga suasana aman, damai, dan kondusif. Ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap arus informasi di era digital.
"FKUB dapat memberikan penjelasan dan sosialisasi kepada masyarakat terhadap berita hoaks yang dapat memecah belah umat beragama. Peran FKUB sangat dibutuhkan,"
Menurut Darma Wijaya, tokoh agama berperan sebagai panutan yang mampu membimbing jamaahnya agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Imbauan menjaga fasilitas dan infrastruktur
Selain isu moderasi, Bupati juga mengimbau warga untuk menjaga fasilitas publik dan infrastruktur yang telah dibangun pemerintah. Ia menegaskan bahwa hasil pembangunan merupakan milik bersama dan manfaatnya harus dirasakan luas.
"Mari kita jaga infrastruktur yang sudah dibangun oleh pemerintah. Apa yang sudah dibangun merupakan milik kita bersama dan manfaatnya harus dapat dirasakan masyarakat luas,"
Pentingnya komunikasi untuk cegah konflik
Ketua FKUB Sergai, H. Khoya Bakri Samosir, menyatakan dialog tersebut bertujuan memperkokoh komunikasi antaragama dan memperkuat koordinasi lintas pemuka agama. Ia menggarisbawahi bahwa FKUB adalah wadah yang mewadahi perwakilan seluruh agama di Kabupaten Sergai.
"Melalui kegiatan ini kita ingin mempererat silaturahmi dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di Sergai,"
Ketua panitia pelaksana H. Sakarani menambahkan, komunikasi dan silaturahmi yang terjaga menjadi langkah awal penting untuk mencegah kesalahpahaman yang berpotensi memicu konflik.
Peserta dan penutup
Hadir pada kegiatan tersebut antara lain Asisten Ekonomi Pembangunan Ir H Kaharuddin, M.Si, para camat, tokoh agama, pengurus FKUB, serta undangan lain. Dialog ini diharapkan memperkuat kewaspadaan kolektif terhadap hoaks dan menjaga kerukunan sebagai modal utama kehidupan bermasyarakat di Sergai.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Semen Andalas FC Vs DPRK Aceh Besar Buka Carlos Cup 2026
Laga pembuka Carlos Cup 2026: Semen Andalas FC vs DPRK Aceh Besar FC digelar Jumat 28 Agustus 2026 di Lapang...
Direktur Perpustakaan Seoul Kaji Outdoor Library di Banda Aceh
Direktur Perpustakaan Seoul kunjungi RUMAN Aceh untuk survei Outdoor Library yang akan diluncurkan di Banda...
Wabup Aceh Besar Lantik 71 Fungsional, Sumpah 507 PNS
Wabup Aceh Besar melantik 71 pejabat fungsional, mengambil sumpah 507 PNS, dan menyerahkan 87 SK di Jantho,...
Bupati Hadiri Pelantikan Pengurus PIRA 2026-2029 di Banda Aceh
Bupati Aceh Besar hadiri pelantikan Pengurus PIRA 2026-2029 di Banda Aceh; Zakaria A. Gani ditetapkan Ketua...
KKI 2026 Dorong UMKM Bangkit dan Tembus Pasar Global
KKI 2026 'Beudaya Meusare Sare' dorong UMKM bangkit, catat penjualan Rp177,21 miliar dan peluang ekspor lewa...
Kemenag Deliserdang Minta Tindak Lanjut Temuan Monev BOP RA/BOS 2026
Kakan Kemenag Deliserdang minta tindak lanjut temuan monev BOP RA dan BOS Tahap I 2026; temuan termasuk aset...