Bupati Hadiri Pelantikan Pengurus PIRA 2026-2029 di Banda Aceh
Banda Aceh, 27 Agustus 2026 — Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menghadiri pelantikan Pengurus Persaudaraan Pidie Raya (PIRA) periode 2026-2029 sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh. Kegiatan digelar untuk memperkuat silaturahmi dan memperluas kolaborasi antara masyarakat Pidie-Pidie Jaya dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.
Pelantikan dan hadirin
Pelantikan menetapkan Zakaria A. Gani sebagai Ketua Umum PIRA dan Zulkifli M. Ali sebagai Sekretaris Umum untuk masa bakti 2026-2029. Acara dihadiri oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Pidie, Bupati Pidie Jaya, Wakil Wali Kota Banda Aceh, pimpinan DPRK Banda Aceh, Sekda Kota Banda Aceh, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Harapan Pemerintah Daerah
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan dukungan pemerintah kepada organisasi yang baru dilantik itu. Ia berharap PIRA menjadi wadah pemersatu dan berkontribusi nyata pada pembangunan Aceh.
"Atas nama Pemerintah Aceh menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat kepada seluruh pengurus PIRA ini. Semoga terwujudnya paguyuban ini menjadi tempat pemersatu untuk kita Pidie-Pidie Jaya khususnya dan Aceh umumnya,"
Program kerja PIRA
Ketua Umum terpilih, Zakaria A. Gani, memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan pengurus baru. Fokus program diarahkan pada penguatan jejaring diaspora dan pemberdayaan masyarakat.
- Membangun jaringan diaspora Pidie Raya;
- Penguatan pendidikan anak yatim;
- Penyediaan akses permodalan bagi pelaku usaha masyarakat;
- Pengembangan pasar untuk produk lokal.
Zakaria juga menyorot potensi sumber daya manusia Pidie Raya, termasuk sekitar 43 guru besar dari berbagai disiplin ilmu yang dapat dilibatkan dalam program pemberdayaan.
"PIRA juga bukan persaingan dengan pemerintah. Kami tidak mungkin tanpa kolaborasi, tanpa dukungan penuh dari pemerintah daerah, ini tidak akan mungkin terjadi,"
Peran dan prospek
PIRA menegaskan sikap sebagai mitra pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan kepengurusan baru, organisasi ini diharapkan mempererat persaudaraan antarwarga Pidie dan Pidie Jaya serta menghubungkan berbagai potensi untuk manfaat yang lebih luas bagi pembangunan Aceh.
Pelantikan ini membuka peluang kolaborasi lintas sektor yang lebih terstruktur antara komunitas Pidie dengan pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku usaha untuk mendorong inisiatif lokal yang berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Semen Andalas FC Vs DPRK Aceh Besar Buka Carlos Cup 2026
Laga pembuka Carlos Cup 2026: Semen Andalas FC vs DPRK Aceh Besar FC digelar Jumat 28 Agustus 2026 di Lapang...
Direktur Perpustakaan Seoul Kaji Outdoor Library di Banda Aceh
Direktur Perpustakaan Seoul kunjungi RUMAN Aceh untuk survei Outdoor Library yang akan diluncurkan di Banda...
Wabup Aceh Besar Lantik 71 Fungsional, Sumpah 507 PNS
Wabup Aceh Besar melantik 71 pejabat fungsional, mengambil sumpah 507 PNS, dan menyerahkan 87 SK di Jantho,...
Bupati Sergai Ajak FKUB Perkuat Moderasi dan Tangkal Hoaks
Bupati Sergai H. Darma Wijaya mengajak FKUB dan tokoh agama memperkuat moderasi, menjaga toleransi, dan meno...
KKI 2026 Dorong UMKM Bangkit dan Tembus Pasar Global
KKI 2026 'Beudaya Meusare Sare' dorong UMKM bangkit, catat penjualan Rp177,21 miliar dan peluang ekspor lewa...
Kemenag Deliserdang Minta Tindak Lanjut Temuan Monev BOP RA/BOS 2026
Kakan Kemenag Deliserdang minta tindak lanjut temuan monev BOP RA dan BOS Tahap I 2026; temuan termasuk aset...