Lokal

Direktur Perpustakaan Seoul Kaji Outdoor Library di Banda Aceh

Bagikan:
Rombongan perpustakaan Seoul berfoto bersama pengurus RUMAN Aceh di sekretariat

BANDA ACEH — Direktur Perpustakaan Kota Metropolitan Seoul, Oh Jieun, bersama rombongan mengunjungi PKBM Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) Aceh pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kunjungan bertujuan melihat praktik perpustakaan di ruang terbuka dan survei lokasi untuk program Outdoor Library yang rencananya diluncurkan pada Oktober 2026 di Banda Aceh.

Rombongan dan agenda kunjungan

Delegasi asal Korea Selatan datang dengan beberapa pejabat dan konsultan. Kunjungan didampingi perwakilan pemda setempat.

  • Oh Jieun — Direktur Perpustakaan Kota Metropolitan Seoul
  • Lee Jeongdo — Asisten Direktur Bidang Kerja Sama Internasional SMG
  • Jungjyun Seo dan Suyoung Yoon — HanGlobal Consultant
  • Kim Joy — penerjemah, dosen tamu USK dan pengajar King Sejong Institute
  • Didampingi Mirzayanto (Bappeda Kota Banda Aceh) dan Musnahayati (Pustakawan Dispersip Banda Aceh)

Mengamati praktik MIBARA di RUMAN Aceh

Rombongan meninjau praktik baik komunitas literasi yang dijalankan TBM RUMAN Aceh, khususnya program Minggu Baca Rame-rame atau MIBARA. Kegiatan ini rutin digelar di lapangan Blang Padang setiap Minggu pagi sejak 18 Mei 2014.

Menurut Pembina dan Pendiri PKBM RUMAN Aceh, Ahmad Arif, MIBARA berlangsung pukul 07.30–11.00 WIB dan telah menjadi model literasi terbuka yang mudah diakses warga.

  • Waktu: Setiap Minggu, 07.30–11.00 WIB
  • Lokasi: Lapangan Blang Padang, Banda Aceh
  • Fasilitas peminjaman: Pengunjung boleh meminjam hingga 5 bacaan selama sepekan tanpa administrasi dan tanpa denda

"Merupakan sebuah kehormatan buat kami atas kunjungan ini. Kami menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut," tutur Ahmad Arif.

Program Outdoor Library dan dukungan Seoul

Oh Jieun menjelaskan alasan kunjungan berkaitan dengan hasil kompetisi Seoul ODA Challenge 2026. Dari 48 pemerintahan kota peserta dari 28 negara, Banda Aceh terpilih sebagai salah satu pemenang bersama San Salvador Centro (El Salvador).

"Sebanyak 48 pemerintahan kota dari 28 negara mengikuti kompetisi program bantuan Pembangunan dari pemerintah Seoul atau Seoul ODA Challenge 2026. Banda Aceh dari Indonesia dan San Salvador Centro dari El Salvador terpilih sebagai pemenangnya," kata Oh Jieun.

Menurut Jieun, Pemerintah Kota Seoul akan memberikan bantuan teknis dan pengadaan peralatan untuk mengubah Taman Bustanussalatin (Taman Sari) yang bersebelahan dengan Masjid Raya Baiturrahman menjadi perpustakaan luar ruangan pertama di Indonesia.

"Kami ke perpustakaan RUMAN Aceh untuk mendengar dan melihat secara langsung praktik baik komunitas literasi... Kami mengajak pihak RUMAN Aceh untuk berkolaborasi dalam menyukseskan program outdoor library," ujar Oh Jieun.

Replikasi dan dampak komunitas

Ahmad Arif menyebut konsep MIBARA telah diduplikasi oleh beberapa komunitas di dalam dan luar Aceh. Contohnya, akhir 2025 program serupa mulai digelar di Pekanbaru oleh warga yang pernah menjadi pengunjung MIBARA di Banda Aceh.

Arif juga menegaskan bahwa prinsip sederhana—salin percaya, jujur, dan tanggung jawab—menjadi modal utama operasional peminjaman tanpa tata kelola formal.

Kunjungan delegasi Seoul membuka peluang kolaborasi teknis dan pelatihan untuk memperkuat jaringan literasi lokal. Peluncuran Outdoor Library di Taman Bustanussalatin yang direncanakan Oktober 2026 akan menjadi langkah berikutnya yang diawasi bersama pihak Korea dan pemda setempat.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait