Sensus Ekonomi 2026 Kota Langsa Dicanangkan, Petugas Dilepas
Sensus Ekonomi 2026 Kota Langsa dicanangkan oleh Wali Kota Jeffry Sentana S Putra SE dan diikuti dengan pelepasan petugas sensus, Minggu (21/6) di Halaman Pendopo Wali Kota Langsa. Pelaksanaan ini bertujuan memotret kondisi perekonomian daerah pasca-bencana serta menyediakan data untuk kebijakan pembangunan.
Sensus Ekonomi 2026 ini merupakan bagian dari agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menghasilkan data lengkap, akurat, dan terpercaya untuk perencanaan ekonomi daerah.
Acara dan peserta
Acara pencanangan dihadiri unsur Forkopimda, Sekda Kota Langsa, para asisten, kepala perangkat daerah, camat, jajaran BPS Kota Langsa, dan seluruh petugas sensus. Pelepasan petugas menandai dimulainya pendataan lapangan yang akan berlangsung dalam hitungan hari.
Sasaran dan jadwal pendataan
Kepala BPS Kota Langsa, Titiek Zurriyati, menyampaikan bahwa pendataan lapangan berlangsung serentak mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Sensus ini menyasar seluruh skala usaha, dari UMKM hingga korporasi, baik yang menetap di bangunan fisik maupun yang tidak menetap.
Petugas akan melakukan pendataan dan penyisiran di lapangan untuk memastikan semua aktivitas ekonomi tercatat. Pendekatan ini sejalan dengan semangat "No One Left Behind" agar tidak ada pelaku usaha yang terlewat.
"BPS menjamin penuh kerahasiaan data individu maupun data perusahaan responden. Data yang dikumpulkan hanya akan digunakan untuk keperluan agregat statistik dan tidak akan disalahgunakan untuk kepentingan lain, termasuk urusan perpajakan pribadi,"
Pesan Wali Kota dan dukungan pemerintah daerah
Wali Kota Jeffry Sentana menegaskan pentingnya data sensus sebagai fondasi kebijakan pembangunan. Ia menyoroti dampak banjir terhadap aktivitas masyarakat dan menilai data sensus krusial untuk pemulihan ekonomi.
"Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum yang sangat penting bagi Kota Langsa. Sensus ini tidak hanya bertujuan menghasilkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan terpercaya, tetapi juga menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan pengambilan keputusan yang tepat di masa mendatang,"
Wali Kota meminta seluruh perangkat daerah, camat, geuchik, dan pemerintahan gampong membantu kelancaran pendataan. Ia juga mengingatkan petugas untuk menjaga integritas, profesionalitas, dan keselamatan selama bertugas.
Harapan dan implikasi
Pemerintah Kota Langsa bersama BPS berharap Sensus Ekonomi 2026 berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas. Data ini diharapkan menjadi dasar memperkuat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berdaya saing.
Dengan partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha, pemerintah optimis Kota Langsa dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan tumbuh lebih kuat ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bedah Rumah Polres Aceh Singkil Renovasi Rumah Lansia
Polres Aceh Singkil merenovasi rumah lansia Ibu Banyak di Desa Lae Pinang pada 19 Juni 2026 sebagai bagian p...
Kolaborasi OKP Binjai dengan Pemko Didorong Hadapi Tantangan Digital
Ketua DPD KNPI Binjai mendorong kolaborasi OKP dengan Pemko untuk menjawab tantangan digital, lapangan kerja...
Polres Pematangsiantar Amankan 3 Motor Berknalpot Brong Saat Patroli
Timsus Dayok Mirah Polres Pematangsiantar mengamankan tiga motor berknalpot brong saat patroli malam dan men...
Dr H Firmansyah Aklamasi Ketua Permasa Periode 2026-2029
Dr H Firmansyah kembali terpilih aklamasi sebagai Ketua Permasa periode 2026–2029 dalam Musyawarah Ke-2 di P...
SIT Nurul Fikri Aceh Gelar Seminar Parenting dan Bazar Buku
SIT Nurul Fikri Aceh menggelar Seminar Parenting dan bazar buku pada 20 Juni untuk memperkuat sinergi keluar...
PSSI Aceh Buka Pendaftaran Festival Sepakbola U-10/U-12
PSSI Aceh membuka pendaftaran Festival Sepakbola Piala Presiden U-10 dan U-12 yang berlangsung di Banda Aceh...