Pengguna Stasiun Citeras Naik 13%: Hunian dan Wisata Dorong Lonjakan
Stasiun Citeras di Kabupaten Lebak mencatat kenaikan pengguna akhir pekan menjadi rata-rata 1.400 orang, meningkat 13% dibanding hari kerja. Data KAI Commuter per 5 Agustus 2026 menunjukkan rata-rata hari kerja 1.306 pengguna. Stasiun kelas III ini melayani 115 perjalanan Commuter Line Rangkasbitung setiap hari dan menjadi akses penting bagi hunian baru serta wisata lokal.
Peningkatan pengguna dan data operasional
KAI Commuter menyebutkan lonjakan pengguna paling terasa pada akhir pekan. Rata-rata pengguna akhir pekan tercatat 1.400 orang, naik dari 1.306 orang pada hari kerja. Stasiun ini melayani 115 perjalanan harian relasi Rangkasbitung. Pemberangkatan pertama dimulai pukul 04.10 WIB menuju Tanah Abang.
Faktor pendorong pertumbuhan
Peningkatan volume pengguna terkait langsung dengan perkembangan kawasan sekitar stasiun. Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, berkembang sebagai kawasan hunian berbasis transit. Selain itu, kunjungan wisata ke destinasi lokal meningkat.
"Pertama, pesatnya pertumbuhan kawasan pemukiman berbasis transit di sekitar stasiun. Kedua, tingginya antusiasme wisatawan berkunjung ke destinasi populer seperti Gua Maria Bukit Kanada dan Balong Ranca Lentah,"
Pengakuan itu disampaikan oleh Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter, pada keterangan resmi Rabu, 5 Agustus 2026.
Peran stasiun bagi hunian dan pariwisata
Stasiun Citeras berfungsi sebagai pusat akses bagi pemukim baru dan wisatawan. Keterhubungan layanan kereta memudahkan perjalanan harian menuju pusat kegiatan dan destinasi wisata. Dengan layanan terintegrasi, stasiun mendukung mobilitas pekerja harian serta kunjungan rekreasi.
Upaya peningkatan layanan
KAI Commuter menegaskan komitmen meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan. Koordinasi dengan pemangku kepentingan terus dilakukan untuk memperbaiki prasarana di lintas Rangkasbitung. Upaya ini ditujukan agar layanan lebih responsif terhadap pertumbuhan permintaan.
Dengan perkembangan hunian dan daya tarik wisata yang meningkat, Stasiun Citeras diperkirakan tetap mengalami pertumbuhan pengguna. Perbaikan prasarana dan layanan akan menjadi fokus untuk menjaga kualitas mobilitas publik di wilayah itu.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Mie CAI Bertahan di Tengah Gejolak Ekonomi lewat Inovasi
Ernawati Natsir dari Mie CAI ungkap strategi bertahan UMKM saat ekonomi tak stabil: kualitas, inovasi, dan m...
TP PKK OKU Timur Maksimalkan Anggaran, Fokus Manfaat ke Keluarga
TP PKK OKU Timur lakukan monitoring dan pendampingan 10 Program Pokok PKK di Madang Suku 1 untuk memastikan...
Sertifikasi Halal Jadi Modal UMKM Bangun Kepercayaan Konsumen
Sertifikasi halal harus dijalankan sebagai komitmen produksi bagi UMKM agar kepercayaan konsumen terjaga; pr...
Peran BUMN Minerba Perlu Diperkuat, Setoran Negara Belum Optimal
Pemerintah diminta memperkuat peran BUMN di sektor minerba karena kekayaan USD4 triliun belum tercermin pada...
Literasi Keuangan Diperkuat untuk Cegah Aktivitas Ilegal
Anis Byarwati minta literasi keuangan diperkuat melalui kolaborasi DPR, OJK, BSI, dan media untuk cegah akti...
Menkop Dorong Koperasi Manfaatkan Dana Bergulir di Borobudur Expo
Menteri Koperasi mendorong pemanfaatan dana bergulir lewat LPDB di Borobudur Expo 17-20 Sept 2026 untuk memp...