Wamenkes Ajak Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis untuk Deteksi Diabetes
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengingatkan publik bahwa banyak orang hidup dengan diabetes tanpa menyadari kondisinya. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026, saat mendorong masyarakat memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis untuk mendeteksi penyakit tidak menular sejak dini.
Hasil studi di Jakarta
Dante memaparkan temuan studi yang ia sebut pernah dilakukan di Jakarta. Studi itu menunjukkan satu dari delapan orang di Jakarta menderita diabetes. Namun sebagian besar tidak menyadari kondisinya.
Kami pernah melakukan studi di Jakarta dan hasilnya menunjukkan satu dari delapan orang di Jakarta menderita diabetes. Namun, yang sebelumnya sudah tahu dirinya diabetes hanya sekitar tiga persen, sedangkan sekitar sembilan persen lainnya baru diketahui setelah diperiksa.
Mengapa pemeriksaan dini penting
Temuan tersebut memperlihatkan bahwa diabetes sering berkembang tanpa tanda yang jelas, sehingga disebut silent killer. Akibatnya, penderita kerap baru mengetahui penyakitnya setelah muncul komplikasi berat.
Karena itulah Program Cek Kesehatan Gratis harus dimanfaatkan masyarakat. Jangan hanya mengandalkan gejala, karena silent killer sering terlambat terdeteksi hingga memicu stroke, gagal ginjal, atau amputasi.
Perubahan gaya hidup sebagai faktor risiko
Dante juga menyoroti perubahan pola hidup masyarakat. Kemudahan memperoleh makanan siap saji dan kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi kalori meningkatkan risiko obesitas.
Perubahan budaya kita, termasuk kemudahan memesan makanan, ikut memengaruhi pola hidup. Angka obesitas di Indonesia terus meningkat sehingga masyarakat perlu lebih memperhatikan pola makan dan rutin memeriksakan kesehatannya.
Apa yang bisa dilakukan masyarakat
Masyarakat disarankan tidak menunggu gejala sebelum memeriksa kesehatan. Pemeriksaan rutin dapat mendeteksi diabetes dan faktor risiko lain lebih awal. Dengan demikian, intervensi dan pengobatan dapat dilakukan sebelum muncul komplikasi serius.
Program Cek Kesehatan Gratis menawarkan akses pemeriksaan dasar yang dapat membantu memetakan kondisi kesehatan masyarakat. Pemanfaatan program ini penting untuk menurunkan beban penyakit tidak menular di masa depan.
Dengan meningkatnya angka obesitas dan perubahan gaya hidup, upaya promotif dan preventif melalui pemeriksaan dini menjadi krusial. Pemeriksaan rutin dan perubahan pola makan dipandang sebagai langkah awal yang efektif untuk menekan lonjakan kasus diabetes.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Mengenal Ikan Sidat: Omega-3 Tinggi, Potensi Pangan dan Ekonomi
Ikan sidat kaya Omega-3 (DHA & EPA) dan nutrisi lain, berpotensi jadi sumber pangan bergizi sekaligus komodi...
Paparan Panas Ancaman Kulit: Wardah Perkenalkan Sunscreen dengan Heat Defense
Wardah perkenalkan sunscreen dengan teknologi Heat Defense pada acara di Jakarta, 3 Oktober 2026, untuk lind...
Hari Hewan Sedunia: 5 Penyakit Zoonosis yang Perlu Diwaspadai
Pada Hari Hewan Sedunia (4 Okt), kenali 5 penyakit zoonosis utama, cara penularan, dan langkah pencegahannya...
Dinkes Jabar: Influenza Tipe A Mudah Menular dalam Keluarga
Dinkes Jawa Barat ingatkan influenza tipe A mudah menular di keluarga; isolasi mandiri dan pakai masker pent...
Nakes Tangerang Inspeksi Jajanan Sekolah untuk Cegah Pangan Tak Aman
Nakes Tangerang inspeksi jajanan sekolah untuk memastikan kebersihan, keamanan pangan, dan mendukung tumbuh...
Tangerang Waspadai Influenza Tipe A: Dinkes Imbau Orang Tua Waspada
Dinkes Kota Tangerang imbau orang tua waspada terhadap influenza tipe A; Kabupaten Tangerang melaporkan stat...