Lokal

Seminar 'Muslimpreneur Tangguh dan Berdaya' di IAIN Langsa

Bagikan:
Peserta seminar Muslimpreneur di IAIN Langsa mengikuti sesi materi dan diskusi

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Langsa bekerjasama dengan Ikatan Mahasiswa Muslimpreneur Indonesia (IMMI) Pusat menggelar seminar bertajuk "Muslimpreneur Tangguh dan Berdaya" pada Kamis, 11 Juni, di kampus IAIN Langsa. Kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan kewirausahaan dan menumbuhkan semangat berbisnis yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Pelaksanaan dan partisipasi

Seminar berlangsung di lingkungan kampus dan dihadiri mahasiswa dari berbagai program studi. Peserta menyambut antusias sesi materi dan diskusi. Panitia melaporkan kehadiran aktif dalam sesi tanya jawab dan studi kasus yang disajikan narasumber.

Materi dan topik pembahasan

Acara menghadirkan beberapa pembicara yang mengupas aspek penting pengembangan usaha. Topik meliputi pembangunan mental wirausaha, strategi bisnis di era digital, serta peran karakter dan etika dalam menjalankan usaha.

  • Membangun mental wirausaha dan jiwa kepemimpinan
  • Strategi pemasaran digital dan adaptasi teknologi
  • Etika bisnis dan prinsip syariah dalam kegiatan usaha
  • Peluang usaha bagi mahasiswa dan langkah awal pembentukan usaha

Dukungan fakultas

Dekan FEBI IAIN Langsa memberi apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menekankan pentingnya keterampilan kewirausahaan di kalangan mahasiswa, selain prestasi akademik. Menurutnya, mahasiswa harus mampu menciptakan lapangan kerja dan menjadi pelaku usaha mandiri.

“Semangat kewirausahaan harus terus ditumbuhkan di kalangan mahasiswa. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana usaha yang dibangun tetap berpegang pada prinsip-prinsip syariah, kejujuran, dan tanggung jawab sosial,”

Peran IMMI dan tujuan kegiatan

Perwakilan IMMI Pusat menegaskan peran strategis generasi muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Mereka mendorong mahasiswa untuk menjadi muslimpreneur yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ketua panitia menambahkan bahwa seminar juga bertujuan memberi motivasi dan bekal praktis.

Selain memperoleh materi, peserta diajak berdiskusi mengenai peluang usaha yang dapat dikembangkan sejak masih kuliah. Kegiatan ini membuka jaringan dan memberi peta jalan bagi mahasiswa yang ingin memulai usaha berbasis nilai sosial dan syariah.

Harapan dan implikasi

IMMI dan FEBI berharap lahir lebih banyak muslimpreneur yang tangguh, berdaya saing, dan siap berkontribusi pada kemajuan ekonomi umat serta pembangunan daerah. Program serupa dinilai penting untuk terus digulirkan agar kemampuan kewirausahaan mahasiswa semakin terasah dan terintegrasi dengan nilai-nilai sosial.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait