Semesta Berpesta Bogor 2026: Musik, Olahraga, dan UMKM di Pakansari
Bogor — Pakansari Stadium akan menjadi lokasi festival Semesta Berpesta Bogor 2026 pada Minggu ini. Acara yang diinisiasi oleh BTV bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Bogor itu menggabungkan konser musik, kegiatan olahraga, dan bazar UMKM untuk pengunjung dari Bogor dan sekitarnya.
Pengisi acara utama
Festival menampilkan sejumlah musisi dan band Indonesia ternama. Penampil yang dikonfirmasi antara lain:
- Last Child
- Idgitaf
- Stereowall
- Rrag (band indie asal Bogor)
Agenda harian dan atraksi
Acara akan berlangsung sepanjang hari di area stadion. Panitia menyiapkan ragam aktivitas untuk semua usia, termasuk sesi zumba, Asia pop playground, lomba mewarnai, dan bazar kuliner yang menampilkan usaha mikro, kecil, dan menengah lokal.
Band Rrag mengundang penggemar lewat media sosial mereka. Menurut unggahan band, penampilan mereka dijadwalkan pada pukul 17.00 WIB.
"Don’t forget, Sunday evening at BTV Semesta Berpesta at Pakansari Stadium, Bogor. We’ll hit the stage at 5 p.m. sharp,"
Kontes kostum dan cara ikut
Penyelenggara juga memberikan hadiah bagi pengunjung yang mengenakan kostum unik. Untuk berpartisipasi, pengunjung diminta mengunggah foto atau video ke Instagram Stories dengan tagar #SemestaBerpestaBogor dan menandai akun resmi festival sebelum pukul 19.00 WIB pada hari acara.
Aturan dan kriteria pemenang diumumkan langsung oleh panitia di lokasi. Hadiah diharapkan menambah daya tarik bagi keluarga dan komunitas kreatif setempat.
Dukungan UMKM dan dampak lokal
Salah satu tujuan festival adalah memberi ruang promosi untuk pelaku UMKM Bogor. Bazar makanan dan stan usaha lokal menawarkan produk kuliner dan kerajinan yang dapat dinikmati pengunjung sambil menikmati hiburan.
Dengan memadukan unsur hiburan, olahraga, dan ekonomi lokal, panitia berharap acara ini menjadi wadah interaksi komunitas sekaligus mendorong kunjungan ke kawasan sekitar Pakansari.
Sejak peluncurannya, Semesta Berpesta rutin berkeliling sejumlah kota di Indonesia. Kembalinya acara ke Bogor diprediksi menarik kerumunan besar dan menjadi penutup pekan yang meriah bagi masyarakat setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kampung Tugu: Warisan Portugis yang Bertahan di Jakarta Utara
Kampung Tugu di Cilincing mempertahankan warisan Portugis sejak abad ke-17 lewat musik keroncong, bahasa kre...
Rengasdengklok: Golongan Tua vs Muda yang Mempercepat Proklamasi
Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 menegaskan perbedaan antara golongan tua dan muda yang akhirny...
6 Agustus: Hiroshima, Apresiasi Petani, Sailor Moon, dan Hari Balon
6 Agustus 2026 menampilkan empat peringatan: Hiroshima, Hari Apresiasi Petani, Sailor Moon Day, dan Hari Bal...
Bu Dar Mortir, Patriot Perempuan Penopang Pejuang Surabaya 1945
Darijah "Bu Dar Mortir" mengelola dapur umum di Jalan Pacar Surabaya untuk mendukung pejuang saat Pertempura...
MLB Perkuat Pelestarian Bahasa Lampung lewat Kamus dan Kursus
MLB memperkuat pelestarian Bahasa Lampung dengan kamus dialek, kursus daring, dan program budaya usai penguk...
Sejarah Balap Karung: Dari Masa Kolonial hingga Tradisi Agustusan
Balap karung berakar sejak era kolonial di Kebayoran Baru dan kini jadi tradisi khas Agustusan yang sarat ni...