Lokal

Rico Waas Lantik Erisda Hutasoit: Jaga Jembatan Eksekutif-Legislatif

Bagikan:
Wali Kota Medan Rico Waas melantik Erisda Hutasoit sebagai Sekretaris DPRD

Medan, 30 Oktober — Wali Kota Medan Rico Waas melantik Erisda Hutasoit sebagai Sekretaris DPRD Kota Medan di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Jumat (30/10). Dalam arahannya, Rico menekankan tugas utama Sekwan sebagai penghubung antara eksekutif dan legislatif agar komunikasi antardua lembaga tidak salah tafsir dan tidak menghambat program publik.

Pelantikan dan arahan utama

Pelantikan dihadiri antara lain Pj Sekretaris Daerah Kota Medan Erfin Fachrurrazi serta sejumlah pimpinan perangkat daerah. Rico mengingatkan posisi Sekwan memiliki tanggung jawab khusus karena bertugas di tengah dua lembaga dengan struktur berbeda.

“Kesalahan dalam menerjemahkan komunikasi kedua lembaga dapat merusak hubungan kelembagaan hingga menghambat program pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat,”

Wali Kota menegaskan bahwa peran Sekwan tidak cukup sekadar menjalankan tugas administratif. Sekretaris DPRD harus mampu menjadi jembatan yang efektif antara Pemerintah Kota dan DPRD agar kebijakan dapat berjalan sesuai rencana.

Peran, integritas, dan loyalitas

Rico memaparkan dampak dari kegagalan komunikasi. Ia memperingatkan risiko tertundanya program hingga potensi kegagalan pelaksanaan kebijakan jika terjemahan pesan antar lembaga keliru.

“Apabila sekali saja salah menerjemahkan antara Pemerintah Kota Medan kepada legislatif dan sebaliknya, tidak saja mencederai hubungan eksekutif dan legislatif, tetapi juga dapat membuat program-program kepada masyarakat tertunda, bahkan gagal,”

Selain menjadi mediator, Sekwan juga diminta menjaga integritas dan menjauhi penyalahgunaan wewenang. Rico menekankan bahwa meski berkantor di DPRD, loyalitas utama adalah kepada bangsa, negara, dan masyarakat.

Instruksi praktis untuk Sekwan

  • Menjaga komunikasi yang jelas dan akurat antara Pemko Medan dan DPRD.
  • Menjalankan tugas administratif sekaligus fungsi penghubung kelembagaan.
  • Menegakkan integritas, menghindari penyalahgunaan wewenang dan korupsi.
  • Memprioritaskan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara di atas kepentingan pribadi.

Pelayanan anggota DPRD dan aspirasi publik

Wali Kota juga menekankan pentingnya layanan kepada anggota DPRD sebagai wakil rakyat. Kepala daerah meminta Sekwan mendengarkan dan menjembatani aspirasi agar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan program Pemerintah Kota Medan.

“Dengarlah aspirasi-aspirasi mereka, berikanlah yang terbaik bagi rekan-rekan anggota dewan,”

Pelantikan ini sekaligus menandai ekspektasi pemerintahan agar koordinasi lintas lembaga berjalan lebih baik. Keberhasilan Sekwan dalam menjembatani komunikasi berpotensi memperlancar program pembangunan yang berdampak langsung kepada warga Medan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait