Bupati Kediri Pastikan Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan Anak Miskin
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan Program Sekolah Rakyat tidak hanya administratif, melainkan membuka akses pendidikan bagi anak-anak keluarga miskin ekstrem.
KEDIRI — Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan komitmennya mengawal pelaksanaan Program Sekolah Rakyat agar memberikan dampak nyata. Pernyataan itu disampaikan saat meninjau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Kediri, Kecamatan Plosoklaten, Selasa, 14 Juli 2026.
Kunjungan, dialog, dan peserta
Pada kunjungan yang dilengkapi open house, Bupati berdialog langsung dengan siswa dan orang tua. Tampak hadir jajaran Forkopimda, TP PKK Kabupaten Kediri, dan perwakilan Kementerian Sosial. Pemerintah daerah ikut serta memastikan program berjalan sesuai tujuan.
Tujuan Program dan layanan
Program Sekolah Rakyat, yang diinisiasi oleh Presiden, bertujuan menjaga akses pendidikan bagi anak dari keluarga miskin ekstrem. Di sekolah ini siswa mendapatkan layanan pendidikan formal sekaligus fasilitas asrama tanpa biaya.
Bagaimanapun pendidikan merupakan cara untuk memutus mata rantai kemiskinan,
Bupati menekankan indikator keberhasilan bukan hanya jumlah penerimaan, melainkan kemampuan siswa melanjutkan pendidikan hingga jenjang lebih tinggi dan meningkatkan taraf hidup keluarga.
Data kapasitas dan perkembangan
Pada tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi I menampung 248 siswa baru: 23 siswa SD, 107 siswa SMP, dan 118 siswa SMA. Selain itu, sekolah memiliki 99 siswa angkatan pertama yang kini berada di kelas XI SMA.
- Jumlah siswa baru 2026/2027: 248 (23 SD, 107 SMP, 118 SMA)
- Siswa angkatan pertama di kelas XI: 99
Dukungan pemerintah daerah
Kepala Sekolah Fadeli menyampaikan penghargaan atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri, mulai dari penyediaan lahan hingga penugasan tenaga pendidik melalui Dinas Pendidikan. Saat ini tenaga pendidik yang tersedia antara lain enam guru kelas SD, satu guru PJOK, dan 13 guru SMP.
Pemerintah Kabupaten Kediri menyatakan akan berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan penyelenggaraan sekolah ini berkualitas dan berkelanjutan. Bupati menegaskan pihaknya akan terus mengawal agar program benar-benar memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Dewanti Dorong Reboisasi Jadi Prioritas RPJMD Usai Banjir Malang
Dewanti Rumpoko minta reboisasi hutan gundul jadi prioritas RPJMD setelah banjir dan longsor melanda tujuh k...
DPRD Jatim Dorong Perluasan Trans Jatim ke Jember, Madiun, Kediri
DPRD Jatim mendorong perluasan Trans Jatim ke Jember, Madiun, dan Kediri; realisasi terganjal biaya sekitar...
Majapahit Digital Didorong Jadi Platform Pengaduan Publik Terpadu
Saifudin Zuhri mendesak Majapahit Digital dikembangkan jadi platform pengaduan terpadu agar setiap laporan w...
PDI-P Dorong Majadigi Jadi Platform Pengaduan Terpadu
Saifudin Zuhri minta Majadigi dikembangkan jadi platform pengaduan terpadu agar setiap laporan warga di Jati...
Harvard Kurniawan Dorong Optimalisasi Lapangan Olahraga Melalui Mabol
Harvard Kurniawan mendorong Pemkot Malang perbaiki lapangan kelurahan dan gelar mabol rutin di Stadion Gajay...
Buleks Minta Pengawasan RHU Surabaya Perketat Keamanan
Anggota DPRD Budi Leksono minta pengawasan RHU Surabaya diperkuat dengan SOP, tenaga kesehatan, dan layanan...