DPRD Bangkalan Upayakan Sekolah Rakyat untuk Anak-anak Ibu Saena
BANGKALAN — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Nur Hakim, memfokuskan perhatian pada nasib Ibu Saena, lansia dari Dusun Longkak, Desa Bandang Laok, Kecamatan Kokop. Saena harus membiayai delapan anak setelah suaminya meninggal dunia setahun lalu. Pada Kamis (15/10/2026), Hakim mendorong verifikasi dan bantuan segera melalui koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten.
Kunjungan dan verifikasi kondisi
Setelah menerima laporan, Camat Kokop, Yahya Rochman, bersama jajaran dan perwakilan Dinas Sosial mendatangi kediaman Saena pada 15 Oktober. Tim melakukan verifikasi untuk memastikan kebutuhan mendesak keluarga dan kondisi tempat tinggal.
"Setelah melihat kondisi Ibu Saena asal Kecamatan Kokop, saya langsung berkoordinasi dengan Camat Kokop agar beliau segera dikunjungi dan dilakukan verifikasi kelayakan untuk mendapatkan bantuan," ujar Nur Hakim.
Bantuan awal untuk kebutuhan sehari-hari
Pihak kecamatan menyalurkan bantuan pokok sebagai langkah awal untuk meringankan beban keluarga. Bantuan ditujukan untuk kebutuhan pangan dan kebutuhan dasar lain yang paling mendesak.
- Beras
- Mi instan
- Minyak goreng
- Gula
- Sejumlah kebutuhan rumah tangga lainnya
"Kami dari pemerintah kecamatan telah mengunjungi Ibu Saena untuk memastikan kondisi beliau sekaligus memberikan bantuan berupa beras, mi instan, minyak, gula, dan berbagai kebutuhan lainnya," kata Camat Yahya Rochman.
Upaya akses pendidikan lewat Sekolah Rakyat
Hakim menilai bantuan darurat tidak cukup. Ia meminta perhatian jangka panjang, terutama akses pendidikan bagi anak-anak Saena. Untuk itu, Hakim telah berkoordinasi dengan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, guna memasukkan anak-anak tersebut ke program Sekolah Rakyat.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Bapak Bupati Bangkalan supaya anak-anak Ibu Saena bisa mendapatkan pendidikan melalui Sekolah Rakyat. Jangan sampai pendidikan anak-anaknya dikorbankan. Kami siap berjuang untuk membantu memfasilitasi pendidikan mereka," tegas Nur Hakim.
"Saya meminta supaya anak-anaknya masuk ke Sekolah Rakyat. Kami siap mengawal dan memfasilitasinya," tambah Camat Yahya.
Kondisi keluarga dan langkah lanjutan
Koordinasi antara DPRD, Pemkab, dan kecamatan membentuk langkah terpadu: verifikasi kelayakan bantuan, penyaluran bantuan cepat, dan pengajuan akses pendidikan. Langkah ini diharapkan memberi jaminan jangka panjang agar anak-anak Saena mendapat pendidikan tanpa membebani keluarga.
Proses verifikasi dan pengantaran bantuan akan menjadi dasar penentuan bantuan lanjutan, termasuk kemungkinan intervensi perbaikan rumah dan program sosial lain sesuai hasil pemeriksaan petugas.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Pemkab Gresik Beri Penghargaan untuk Pendonor 50 Kali
Pemkab Gresik dan PMI memberi penghargaan bagi pendonor darah sukarela yang telah mendonorkan sebanyak 50 ka...
DPRD Jatim Imbau Warga Panggul Jaga Hutan dan Sumber Air
Wakil Ketua DPRD Jatim ajak warga Panggul jaga hutan dan sumber air untuk menjamin pasokan air dan dukung pr...
Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Konsep Glow in the Dark di Pantai Boom
Gandrung Sewu 2026 di Pantai Boom akan dipentaskan malam hari dengan konsep glow in the dark, melibatkan 1.3...
Malang Siapkan Pendidikan Kesetaraan APBD untuk 14.565 ATS 2027
Bupati Malang HM Sanusi siapkan intervensi pendidikan kesetaraan dibiayai APBD untuk 14.565 anak tidak sekol...
Komisi VIII: Investigasi Transparan Kasus Kekerasan Seksual di Unpas
Ina Ammania mendesak investigasi transparan atas dugaan kekerasan seksual 13 mahasiswi Unpas dan perlindunga...
Pasar Ngadiluwih Siap Buka 24 Jam, Peresmian Target November
Pasar Ngadiluwih di Kediri hampir rampung dan akan beroperasi 24 jam; peresmian ditargetkan November dengan...