Satpol PP Pastikan Gangguan Trantibum di Bukit Lamreh Tak Terulang
Mesjid Raya, Aceh Besar — Satpol PP dan WH Aceh Besar menyatakan gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (Trantibum) yang terjadi di kawasan wisata Bukit Lamreh tak akan terulang. Pernyataan itu disampaikan pada koordinasi dengan unsur Forkopimcam Mesjid Raya, Kamis (18/6), untuk mencegah masalah serupa dan menjaga keamanan pengunjung.
Koordinasi antarlembaga
Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP dan WH Aceh Besar, Suhaimi SP, mengatakan pihaknya telah membahas langkah pencegahan bersama unsur Forkopimcam Mesjid Raya. Pertemuan difokuskan pada penguatan pengawasan dan pembagian peran pihak terkait.
“Persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban, kenyamanan, dan keamanan pengunjung tidak boleh terulang lagi. Bukit Lamreh merupakan aset wisata Aceh Besar yang harus dijaga bersama,”
Suhaimi menekankan pentingnya sinergi antara Satpol PP, aparat kecamatan, aparatur gampong, dan pemangku kepentingan pariwisata untuk menjaga suasana tetap kondusif.
Pengelolaan kawasan wisata sesuai aturan
Menurut Suhaimi, pengelolaan Bukit Lamreh harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Penataan fasilitas, pengaturan aktivitas pengunjung, dan penerapan aturan di lapangan menjadi fokus agar tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat sekitar maupun wisatawan.
Langkah-langkah yang dibahas meliputi peningkatan patroli, penempatan petugas di titik rawan, serta koordinasi rutin untuk merespons cepat jika muncul potensi gangguan.
Komitmen menjaga citra pariwisata
Satpol PP juga menyorot pentingnya menjaga citra Aceh Besar sebagai daerah tujuan wisata yang aman dan ramah. Suhaimi menegaskan semua pihak harus memiliki komitmen sama dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan kawasan wisata.
“Kami ingin memastikan setiap wisatawan yang datang ke Bukit Lamreh merasa aman, nyaman, dan terlindungi. Jangan sampai ada tindakan yang merugikan pengunjung maupun mencoreng nama baik Aceh Besar sebagai daerah tujuan wisata,”
Dia berharap koordinasi yang dibangun dapat memperkuat pengawasan tidak hanya di Bukit Lamreh tetapi juga di objek wisata lain di Aceh Besar.
Sebagai penutup, Satpol PP dan WH Aceh Besar memastikan akan terus memantau pelaksanaan kesepakatan bersama dan mendorong peran aktif aparatur gampong serta masyarakat demi terciptanya suasana wisata yang aman dan nyaman.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Medan Cabut Perda Lembaga Kemasyarakatan, Rico Waas Pastikan Kepastian Hukum
Wali Kota Medan mendorong pencabutan Perda No.2/2013 untuk menyesuaikan aturan daerah dengan ketentuan nasio...
Tanjungbalai Launching ASN BerAKHLAK untuk Perkuat Budaya Kerja
Pemko Tanjungbalai meluncurkan ASN BerAKHLAK pada 10 Agustus untuk memperkuat budaya kerja ASN, ditandai pen...
Dua Pelajar Sumut Terpilih Jadi Paskibraka Nasional 2026
Gussa Oliver dan Felesia Rismaito terpilih sebagai Paskibraka Nasional 2026 dan akan kibarkan Merah Putih di...
Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang HUT RI ke-81
Pemkot Banda Aceh gelar Gerakan Pangan Murah 13-14 Agustus 2026, sediakan 1.000 paket per lokasi dengan harg...
FKUB Langsa Imbau Jaga Ketertiban Jelang Hari Damai Aceh
Ketua FKUB Langsa mengimbau masyarakat menjaga keamanan menjelang peringatan Hari Damai Aceh 15 Agustus di M...
PWI Samosir Audiensi dengan Kapolres, Dapat Dukungan Resmi
PWI Kabupaten Samosir audiensi dengan Kapolres AKBP Rina Tarigan terkait status mandiri PWI dan rencana syuk...