KemenPPPA Bentuk Satgas Penanganan Kekerasan Anak
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) membentuk Satgas penanganan kekerasan anak berperspektif korban melalui layanan terpadu. Pengumuman itu disampaikan oleh Wakil Menteri PPPA Veronica Tan dalam konferensi pers di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026. Tujuannya untuk memperkuat perlindungan, pendampingan, dan penanganan laporan hingga tuntas.
Pembentukan Satgas dan layanan terpadu
Satgas dirancang untuk memastikan setiap laporan ditangani dengan fokus pada kebutuhan korban. Menurut Veronica, pendekatan ini akan mengintegrasikan berbagai layanan agar korban mendapat perlindungan, layanan medis, hukum, dan psikososial secara terpadu.
"Kalau bicara tentang ruang aman dan nyaman, berarti kita bicara aman itu artinya penanganan kasus. Kami juga sudah bersinergi supaya di dalam penanganan kasus kita akan membuat satu Satgas yang bagaimana penanganan dari pelaporan itu berperspektif kepada korban, artinya layanan terpadu,"
Monitoring dan koordinasi lintas kementerian
Veronica menyatakan pemerintah akan melakukan monitoring berkala terhadap penanganan kasus kekerasan anak. Pemantauan ini dilakukan melalui kolaborasi antar kementerian dan lembaga untuk memastikan proses penanganan berjalan menyeluruh dan berkelanjutan.
Koordinasi mengikuti aturan yang ada, sehingga setiap tahap penanganan dapat dilacak dan dievaluasi secara periodik.
Pencegahan di lingkungan sekolah
Selain penindakan, pemerintah menekankan pencegahan sejak dini, khususnya di sekolah. Veronica menegaskan perlu penguatan kelompok kerja dan Satgas yang sudah ada di lingkungan pendidikan untuk menolak setiap bentuk kekerasan.
"Kalau bicara mainstreaming pencegahan, tentu kembali lagi kepada sekolah-sekolah bagaimana kita memperkuat pokja atau Satgas yang ada di sekolah. Bagaimana juga tidak ada kompromi ketika kasus terjadi dan bagaimana penanganan kasus itu sampai selesai,"
Perluasan perlindungan ke ruang publik dan digital
Pemerintah juga mengajak pelibatan masyarakat, perusahaan, dan organisasi nonpemerintah untuk memperkuat perlindungan anak di ruang fisik maupun dunia digital. Veronica menyebut akan dibuat roadmap gerakan bersama yang mencakup berbagai kegiatan nasional dan event publik.
"Jadi kita akan mengajak perusahaan, NGO, di manapun ada event, kita jadikan satu peta jalan. Kita jadikan satu roadmap untuk menjadi gerakan kita bersama baik di fisik dan juga di dunia digital,"
Rujukan kebijakan dan langkah ke depan
Koordinasi penanganan merujuk pada Perpres Nomor 59 Tahun 2019, di mana Menteri PPPA berperan sebagai koordinator nasional. Dengan landasan ini, KemenPPPA berharap Satgas baru dapat mempercepat respons, meningkatkan akuntabilitas, dan memastikan korban mendapatkan pemulihan yang layak.
Penerapan Satgas dan penguatan pencegahan di sekolah akan menjadi fokus jangka pendek. Pemerintah berencana melakukan evaluasi berkala untuk menilai efektivitas Satgas dan memperluas kolaborasi lintas sektor bila diperlukan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Menkes Sasar Orang Tua yang Menolak Imunisasi Anak
Menkes menyasar orang tua yang menolak imunisasi anak dan memperkuat edukasi lewat tokoh agama, influencer,...
Komisi Gojek dan Grab Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026
DPR dan perusahaan ojek online setuju menurunkan komisi layanan roda dua menjadi 8% efektif 1 Juli 2026 untu...
Indonesia Sumbang 1/3 Ekonomi Digital ASEAN, Capai US$99 Miliar
Meutya Hafid: ekonomi digital Indonesia mencapai US$99 miliar pada 2025, setara 1/3 dari total ASEAN dan men...
Mendes Pastikan Asosiasi Desa Dukung Kelangsungan MBG dan KDMP
Mendes Yandri bertemu 10 asosiasi desa dan memastikan dukungan untuk keberlanjutan MBG dan KDMP demi lapanga...
Kemenhub Perkuat Perlindungan dan Daya Saing Pelaut RI
Kemenhub perkuat perlindungan dan daya saing pelaut melalui sertifikasi internasional, digitalisasi layanan,...
BNPB Minta Pemda Perketat Patroli Hadapi Kekeringan dan Karhutla
BNPB instruksikan pemda perketat patroli, siagakan distribusi air dan tingkatkan deteksi dini menjelang musi...