UMKM Mamuju: Saran Pemilik Kenny Crumbs Atasi Sulit Cari Kerja
Mutia Pati Maharani, pemilik UMKM Kenny Crumbs, mengajak anak muda di Mamuju merintis usaha rumahan sebagai solusi ketika lapangan kerja formal terbatas. Pernyataan itu disampaikannya dalam dialog UMKM Bicara di RRI Pro 1 Mamuju pada Senin, 24 Agustus 2026. Menurut Mutia, hambatan mencari pekerjaan bukan alasan untuk pasif; sebaliknya, warga bisa belajar berjualan dan membangun usaha sendiri.
Anjuran konkret untuk pemuda Mamuju
Mutia menegaskan pasar bagi produk lokal di Mamuju sudah terbuka lewat berbagai program pemerintah dan komunitas. Ia menilai yang paling dibutuhkan bukan modal besar, melainkan keberanian untuk memulai dan melawan rasa malas.
"Mamuju kita lumayan terbatas untuk ruang kita mencari kerja, kalau memang kita kesulitan mencari kerja, kita belajar aja jualan,"
Ia mendorong pemuda mencoba langkah kecil terlebih dahulu. Contohnya memproduksi camilan rumahan yang mudah dipasarkan lewat jaringan lokal dan daring.
Perjalanan usaha Kenny Crumbs
Kenny Crumbs mulai beroperasi sebagai usaha kuliner rumahan pada September 2024. Sejak itu, usaha ini fokus pada produksi risoles dan camilan premium lainnya. Ekspansi usaha membuat Mutia mampu menyerap tenaga kerja tambahan.
Saat ini, Kenny Crumbs telah mempekerjakan satu orang untuk membantu produksi. Menurut Mutia, penambahan tenaga kerja mencerminkan kenaikan permintaan saat usaha berkembang.
"Kalau udah banyak yang kerja di aku udah pasti ini penjualan meningkat kan,"
Peluang dan tantangan bagi UMKM lokal
Mutia menyebut peluang penjualan terbuka melalui program dukungan dan komunitas lokal. Namun, tantangan nyata adalah pemilik usaha yang enggan turun tangan mengelola operasional bisnis pada tahap awal.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan penuh pemilik pada fase awal usaha. Keterlibatan itu dinilai krusial untuk memastikan kualitas produk, manajemen produksi, dan kelangsungan usaha mikro.
Penutup: dari mencipta lapangan kerja ke keberlanjutan
Pesan Mutia ditujukan sebagai dorongan praktis bagi anak muda yang merasa minim peluang kerja formal di Mamuju. Dengan memulai usaha rumahan, generasi muda bisa menciptakan lapangan kerja sendiri dan membuka peluang bagi orang lain saat usahanya berkembang. Keberanian memulai dan keterlibatan aktif pemilik menjadi kunci agar usaha UMKM berkelanjutan di masa depan.
Analis bisnis yang mengulas perkembangan industri, korporasi, dan peluang investasi.
Berita Terkait
UNY Hilirisasi Ubi Talas Jadi Produk Pangan Modern
UNY mengubah ubi talas jadi produk pangan modern dan melatih KWT Ngasem Mandiri di Kulon Progo untuk mengelo...
Wonotunggal Expo 2026: 51 Stand UMKM dan 4.063 Peserta
Wonotunggal Expo 28–30 Agustus di RTH Alun-alun Wonotunggal menampilkan 51 stand UMKM dan 4.063 peserta untu...
Cosy Crumbs Pertahankan Resep Asli di Tengah Tren Bakery
Cosy Crumbs di Manokwari mempertahankan resep asli untuk menjaga kualitas produk dan daya tarik konsumen di...
Hijab Berbarcode: Efaz Satukan Fashion, Teknologi, dan Literasi
Efaz hadirkan hijab berbarcode; konsumen memindai untuk mengakses karya tulis dan konten literasi via ponsel...
DPR Soroti 3 Tantangan untuk Deputi Gubernur Senior BI
DPR sebut tiga tantangan utama bagi calon Deputi Gubernur Senior BI: ekonomi syariah, transmisi kebijakan da...
Pertamina Tembus Watu Hedok, Salurkan Bantuan Logistik
Tim Pertamina Patra Niaga menembus Dusun Watu Hedok, Manggarai Timur, menyalurkan bantuan logistik ke 45 kel...