Agum Gumelar Mengenang Ryamizard: Garang di Wajah, Humanis
Agum Gumelar mengenang Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu sebagai sosok yang tegas namun humanis. Pernyataan itu disampaikan usai Agum melayat jenazah Ryamizard di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026. Kesan humanis muncul meski almarhum dikenal berwajah tegas; kenangan itu muncul karena kedekatan mereka semasa dinas.
Kenangan saat melayat
Agum Gumelar, yang pernah menjabat Menteri Pertahanan periode 2001, mengatakan sudah lama tidak bertemu langsung dengan Ryamizard. Meski demikian, kenangan tugas bersama tetap kuat dan berkesan baginya.
Wah udah lama juga ya, beberapa bulan lalu dalam keadaan sakit. Banyak sih (kenangan) penugasan bersama, semua berkesan,
Sikap tegas namun humanis
Menurut Agum, Ryamizard adalah perwira tinggi dengan sikap tegas yang terukur. Wajah yang terkesan garang tidak menghilangkan sisi kemanusiaannya, termasuk penghormatan kepada senior dalam tubuh TNI.
Beliau perwira yang tegas, perwira tinggi yang punya sikap tegas tapi humanis. Walaupun keliatan mukanya garang, tapi humanis, artinya tegas terukur, itu kesan saya,
Agum menambahkan, sikap hormat Ryamizard terhadap para senior menjadi bagian penting dari kepribadiannya.
Pak Ryamizard seorang junior yang sangat menghormati senior, itu yang saya tau dari pak Ryamizard. Ya kita do'akan semoga diterima di sisi Yang Maha Kuasa,
Kabar wafat dan tempat perawatan
Diketahui, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu — yang menjabat Menteri Pertahanan periode 2014-2019 — dikabarkan meninggal dunia pada Minggu, 31 Mei 2026. Almarhum dilaporkan menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 14.30 di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Reaksi dan penutup
Kunjungan dan pernyataan dari Agum Gumelar menegaskan penghormatan antarperwira dalam tradisi militer. Kenangan-kenangan tugas bersama menjadi cara kolega dan senior mengenang jasa almarhum. Semoga penghormatan dan doa menyertai keluarga serta karier militer Ryamizard yang meninggalkan jejak kepemimpinan tegas namun humanis.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
MUI Waspadai Belajar Agama Lewat AI Tanpa Bimbingan Guru
MUI mengingatkan bahaya belajar agama hanya lewat AI tanpa bimbingan ulama dan menggaungkan gerakan "jihad d...
10 Juta Pelanggan Sudah Registrasi Biometrik SIM, Menkomdigi
Lebih dari 10 juta pelanggan telah menjalani registrasi biometrik SIM sejak 1 Juli 2026; pemerintah evaluasi...
Cholil Nafis: AI Tak Bisa Jadi Guru Agama, MUI Dorong Jihad Digital
Wakil Ketua MUI Cholil Nafis menegaskan AI tidak bisa menjadi guru agama dan MUI akan melancarkan 'jihad dig...
Ahmad Muzani: KUII Ke-8 Jadi Wadah Persatuan Umat Islam
Ahmad Muzani menyebut KUII Ke-8 momentum tepat untuk menyatukan umat Islam menghadapi ketidakpastian politik...
Kemkomdigi Tindaklanjuti Putusan MK soal Sisa Kuota Internet
Kemkomdigi akan menindaklanjuti Putusan MK yang mewajibkan penyedia menjaga sisa kuota pelanggan agar tetap...
MUI Perkuat Persahabatan RI-Palestina Lewat Program Beasiswa
MUI memperkuat persahabatan Indonesia-Palestina lewat program beasiswa bagi pelajar Palestina yang dibiayai...