DPC PDI Perjuangan Malang Sulap Kantor Jadi 'Rumah Rakyat'
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang berencana mengembangkan kantor partai menjadi Rumah Rakyat yang menyediakan Rumah Tahfidz Al-Qur'an, joglo kebudayaan, ruang kreasi anak muda, dan koperasi. Pengumuman disampaikan saat pertemuan kader pada Jumat, 9 Oktober 2026, dengan tujuan membuka kantor sebagai ruang bersama belajar, berdiskusi, dan mengembangkan potensi masyarakat.
Rincian fasilitas yang direncanakan
Ketua DPC Didik Gatot Subroto menjelaskan beberapa fasilitas utama yang akan dibangun secara bertahap. Tujuannya agar gedung tidak hanya menjadi kantor organisasi, tetapi juga memberi manfaat sosial luas.
- Rumah Tahfidz Puan Maharani untuk pembelajaran Al-Qur'an terbuka bagi berbagai usia;
- Joglo Kebudayaan sebagai tempat kegiatan seni dan pertemuan masyarakat;
- Ruang Kreasi Anak Muda untuk bertukar gagasan, pelatihan, dan produksi konten edukatif seperti podcast;
- Koperasi yang mendukung kegiatan ekonomi dan usaha generasi muda.
Kami memohon doa restu agar pembangunan pengembangan gedung DPC ini dapat terwujud sebagai rumah rakyat. Kami ingin menyediakan ruang keagamaan, ruang kebudayaan, dan ruang bagi anak-anak muda untuk berdiskusi tentang politik, membuat konten podcast sebagai sarana edukasi, hingga mengembangkan koperasi anak muda.
Tujuan dan manfaat bagi masyarakat
Menurut Didik, ruang kreasi anak muda diharapkan menjadi wadah peningkatan keterampilan dan kapasitas. Fasilitas podcast akan dipakai sebagai media edukasi politik dan sosial bagi generasi muda.
Joglo kebudayaan ditargetkan menjadi pusat kegiatan budaya lokal dan forum pertemuan warga. Sedangkan Rumah Tahfidz bertujuan memperkuat pendidikan karakter melalui pengajaran Al-Qur'an.
Sejarah gedung dan kesinambungan pembangunan
Wakil Ketua Bidang DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Dewanti Rumpoko menilai rencana ini merupakan kelanjutan pembangunan gedung yang dilakukan secara bertahap. Ia mengingat gedung DPC semula berukuran relatif kecil dan pernah diresmikan oleh Ketua Umum partai.
Dulu bangunan ini masih kecil dan pernah diresmikan oleh Ibu Megawati. Para ketua DPC yang pernah memimpin di sini telah menjalankan amanahnya masing-masing. Pembangunannya seperti bangunan tumbuh, berkembang secara bertahap dari apa yang sudah dirintis sebelumnya.
Dewanti menekankan bahwa perubahan fisik gedung merupakan bagian dari kesinambungan kerja dan pengabdian kader. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas organisasi selama proses pengembangan.
Langkah selanjutnya
Pengembangan akan dilaksanakan bertahap sesuai prioritas fasilitas dan ketersediaan sumber daya. PDI Perjuangan Kabupaten Malang berharap gedung yang direvitalisasi benar-benar menjadi rumah rakyat — tempat warga datang belajar, berkreasi, berdiskusi, dan beraktivitas ekonomi.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Jatim Salurkan 1.000 Paket Sembako di Malang
PDI Perjuangan Jatim salurkan 1.000 paket sembako di Malang pada 9 Oktober 2026 sebagai bentuk kehadiran dan...
Teman Lansia Banyuwangi: Pendampingan untuk Warga Lansia
Pemkab Banyuwangi meluncurkan Teman Lansia untuk mendampingi lansia sebatang kara dan miskin agar mendapat a...
DPRD Minta Kajian Ulang Rencana Retreat Kepala Sekolah Malang
Ketua DPRD Kota Malang minta Pemkot kaji ulang rencana retreat kepala sekolah dan fokus pada perbaikan tata...
Surabaya Bongkar Gardu Pungli di Jalan Menuju Stadion GBT
Pemkot Surabaya bersama polisi membongkar gardu pungli di Romokalisari dekat Stadion GBT setelah aduan tenta...
DPR Dorong Penetapan Batas Usia Pakai Galon Guna Ulang
Novita Hardini mendesak pemerintah menetapkan batas usia pakai maksimal galon guna ulang berbasis kajian ilm...
Puan: Parlemen Pikul Empat Tanggung Jawab untuk Tata Kelola Adil
Puan Maharani di Sidang Umum IPU 153 menegaskan empat tanggung jawab parlemen untuk mewujudkan tata kelola p...