Ruang Seni Siswa di Pulau Tidung: Asah Bakat Anak Kepulauan Seribu
Sudin Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu menggelar Ruang Seni Siswa di Pulau Tidung pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan itu memberi kesempatan bagi anak-anak pulau untuk berekspresi, mengasah bakat, dan membangun kepercayaan diri melalui tampil di depan umum.
Pelaksanaan kegiatan
Acara berlangsung di Pulau Tidung dengan rangkaian pertunjukan seni dari peserta didik berbagai jenjang. Program ini merupakan pelaksanaan tahap kedua; tahap pertama digelar pada April 2026 dan menyasar seluruh kelurahan dengan memanfaatkan ruang publik seperti pantai dan aula warga.
Cakupan layanan pendidikan di Kepulauan Seribu
Kepala Sudin Pendidikan Kepulauan Seribu, Muhammad Thohari, menegaskan bahwa jarak antar pulau tidak menghalangi pemenuhan hak pendidikan. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen menyediakan layanan pendidikan merata di seluruh gugusan pulau.
Thohari menjabarkan cakupan satuan pendidikan di wilayahnya sebagai berikut:
- 6 kelurahan, dari Pulau Harapan sampai Pulau Sabira
- 44 satuan pendidikan negeri
- 9 sekolah swasta
- 7 satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama
Tujuan dan manfaat program
Menurut Thohari, Ruang Seni Siswa menjadi salah satu program unggulan untuk memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik. Anak diberi peluang tampil di depan publik, sehingga kemampuan seni dan rasa percaya diri dapat tumbuh.
"Kami ingin memberikan ruang kepada anak-anak untuk berkreasi dan tampil di depan umum. Sekolah harus menjadi kanvas belajar bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka,"
Dia menambahkan sekolah harus memfasilitasi beragam minat, termasuk seni, keagamaan, olahraga, dan kepemimpinan. Peluang tampil hari ini, kata Thohari, bisa melahirkan tokoh nasional, atlet, atau seniman di masa depan.
Dukungan kebijakan dan inspirasi
Program ini mendapat dukungan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno, yang mendorong pemanfaatan ruang terbuka sebagai wadah kreativitas generasi muda. Thohari juga menggunakan filosofi ombak laut untuk menggambarkan peran strategis Kepulauan Seribu dalam melindungi garis pantai Jakarta.
"Kami berharap praktik-praktik baik dari guru, murid, dan orang tua di Kepulauan Seribu dapat terdengar lebih luas. Bahkan dapat menginspirasi masyarakat Indonesia,"
Dengan melanjutkan program ini, Sudin Pendidikan menargetkan lebih banyak kegiatan seni terpadu di setiap pulau. Langkah tersebut diharapkan memperkuat kapasitas anak dan komunitas pendidikan pulau dalam jangka panjang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sekolah Garuda Dinilai Penting untuk Generasi Emas Indonesia
Pengamat Doni Kusuma menyebut Sekolah Garuda penting untuk anak cerdas istimewa, namun perlu perencanaan aga...
Mentrans Bangun Ruang Produksi Pangan di Kawasan Transmigrasi
Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara akan membangun ruang produksi pangan baru di kawasan trans...
Mentrans Dorong Hunian Vertikal di Kawasan Transmigrasi
Menteri Transmigrasi mendorong hunian vertikal di kawasan transmigrasi dan menaikkan standar rumah dari tipe...
Gaharu Berpotensi Dongkrak Pendapatan Warga Sekitar Hutan
Kementerian Kehutanan mendorong KPH kembangkan gaharu sebagai sumber pendapatan baru, memanfaatkan lebih dar...
Forum Indonesia-Korea Perluas Kolaborasi Pendidikan Tinggi
Indonesia dan Korea Selatan menggelar forum pendidikan di Jakarta (26 Mei 2026) untuk memperluas kerja sama...
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Kepulauan Lewat 3 Langkah
Kemendikdasmen mempercepat pemerataan pendidikan kepulauan lewat revitalisasi, penguatan guru, dan pembangun...