RSUP Adam Malik Luncurkan Layanan EVAR untuk Aneurisma Aorta
MEDAN — RSUP H. Adam Malik menghadirkan layanan Endovascular Aneurysm Repair (EVAR) untuk penanganan aneurisma aorta abdominalis. Inovasi ini diluncurkan belum lama ini guna meningkatkan kualitas layanan jantung dan pembuluh darah di Sumatera bagian utara, sehingga pasien tidak lagi harus dirujuk ke Jakarta.
Layanan EVAR: solusi minimal invasif
EVAR adalah prosedur minimal invasif untuk menangani pembesaran pembuluh darah aorta di rongga perut. Dengan teknik ini, dokter dapat memperbaiki bagian aorta yang melebar tanpa operasi bedah terbuka. Tujuannya adalah mengurangi risiko pecahnya aorta yang bisa berujung pada kematian mendadak.
Gejala dan risiko
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RSUP Adam Malik, dr. Teuku Bob Haykal, Sp.JP(K) FIHA, menekankan bahwa kondisi ini kerap disalahartikan sebagai gangguan lambung. Ia menjelaskan ciri khas dan bahaya aneurisma aorta abdominalis.
"Keluhan pasien aneurisma aorta abdominalis ini biasanya berkisar di daerah perut, seperti terasa tidak nyaman, nyeri. Sehingga sering kali pasien-pasien berpikir dia mengalami sakit lambung. Namun, pada saat pasien meraba perutnya, itu teraba detakan akibat adanya pembesaran dari aorta abdominal."
Prosedur EVAR di RSUP Adam Malik
Prosedur EVAR dilakukan melalui sayatan kecil di area paha. Melalui celah tersebut, tim medis memasukkan perangkat khusus berupa stent graft untuk menutup dan memperkuat bagian aorta yang melebar. Pendekatan ini mengurangi trauma dibanding operasi terbuka.
"Untuk tindakan EVAR ini, kita hanya sedikit memasukkan selang kecil dari paha kiri atau paha kanan. Lalu, dari selang kecil itu akan kita masukkan stent graft atau pipa kecil untuk menutup pembuluh darah aorta yang mengalami pembesaran. Tindakan ini resikonya kecil, dan tidak memerlukan tindakan operasi."
Kolaborasi dan penguatan layanan
Penerapan EVAR di RSUP Adam Malik berjalan melalui kolaborasi dengan RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita. Kerja sama ini berbentuk kegiatan proctorship atau pendampingan klinis, untuk memastikan standar perawatan dan keselamatan pasien.
Testimoni pasien
Salah satu pasien yang telah menjalani tindakan adalah Sastra Tarigan (61) dari Kabupaten Karo. Sebelum tindakan, ia mengalami keterbatasan aktivitas akibat gejala yang dialami.
"Pertama-pertama saya tahu penyakit ini, saya jalan 10 meter sudah lemas. Badan saya, di kaki kebas-kebas semua, kesemutan, sering pening. Pembengkakannya ternyata sampai 6,3 cm, normalnya 2,2 cm. Jadi, datang kami ke RS Adam Malik untuk menjalani tindakan ini. Kami masuk kemari langsung ditangani. Makanya saya berterima kasih sama RSUP H. Adam Malik."
Dampak dan prospek
Hadirnya layanan EVAR memperkuat posisi RSUP Adam Malik sebagai rujukan utama jantung dan pembuluh darah di wilayah Sumatera utara. Pasien kini dapat memperoleh penanganan modern untuk aneurisma aorta abdominalis tanpa harus menjalani bedah terbuka atau dirujuk ke luar daerah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Perbaikan Jalan di Pakpak Bharat Diapresiasi, Warga Minta Rambu Pengaman
Warga Pakpak Bharat apresiasi pelebaran jalan menuju Subulussalam, namun minta rambu pengaman di tepi jurang...
Wanita Tuna Wicara Bernama Menik Dilaporkan Hilang di Batubara
Menik, wanita tuna wicara berusia 63 tahun, dilaporkan hilang dari rumah di Padang Genting, Batubara sejak 1...
Putra Putri Bonapasogit 2026: Pemenang dan Harapan Bupati Taput
Putra Putri Bonapasogit 2026 di Tarutung menghasilkan enam pemenang; pemerintah berharap mereka menjadi duta...
Samosir Dapat Irigasi 15 km dan 20 Jembatan lewat Sinergi TNI
Samosir mulai bangun irigasi perpipaan 15 km dan rehabilitasi 20 jembatan lewat sinergi Pemkab, TNI, dan Kem...
Rico Waas Minta Al Jam'iyatul Washliyah Medan Perkuat Peran
Wali Kota Medan Rico Waas mendorong Al Jam'iyatul Washliyah Medan 2026–2031 memperkuat peran dalam agama, pe...
Tabligh Akbar IPHI Sumut Santuni 200 Anak Yatim Pasca Muktamar
PW IPHI Sumut menggelar Tabligh Akbar di Deli Serdang, diikuti ~1.000 jamaah dan santuni 200 anak yatim seba...