Puting Beliung Rusak 18 Rumah dan SMPN 1 di Dolok Masihul
Dolok Masihul, Serdang Bedagai — Sebanyak 18 rumah dilaporkan rusak akibat bencana angin kencang atau puting beliung disertai hujan deras yang melanda Kecamatan Dolok Masihul pada Rabu (19/8) petang. Selain rumah warga, satu ruang kelas di SMPN 1 Dolok Masihul juga rusak tertimpa pohon.
Lokasi dan rincian kerusakan
Bencana terjadi pada sore hari dan merusak sejumlah pemukiman di beberapa desa. Kerusakan tercatat dalam kategori rusak berat dan rusak ringan. Data awal menyebutkan desa-desa terdampak di Kecamatan Dolok Masihul.
- Desa Bantan
- Desa Batu 12
- Pekan Kamis
- Martebing
- Desa Dolok Sagala
Selain itu, BPBD Kabupaten Serdang Bedagai mencatat adanya kejadian angin kencang dua hari terakhir di kecamatan lain. Pada hari sebelumnya, disebutkan ada 4 rumah di Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serbajadi, yang mengalami kerusakan.
Keterangan pejabat setempat
Camat Dolok Masihul, Jimmy LK Purba, memaparkan lokasi dan dampak langsung bencana tersebut. Ia menjelaskan sejumlah rumah dan satu ruang kelas SMP terluka akibat pohon tumbang.
“Akibat bencana angin puting beliung 18 rumah di Desa Bantan, Desa Batu 12, Pekan Kamis, Martebing serta Desa Dolok Sagala, juga satu kelas gedung SMPN 1 Dolok Masihul tertimpa pohon yang tumbang,” terang Jimmy.
Kalak BPBD Sergai, Rico Ebtian, turut membenarkan kejadian dan memberi keterangan tambahan mengenai rentetan bencana beberapa hari terakhir. Ia menyebutkan jumlah rumah yang rusak di dua titik berbeda.
“Akibat angin kencang disertai hujan lebat, kemarin 4 rumah di Desa Pulau Gambar Kec. Serbajadi mengalami rusak berat dan ringan, kemudian Rabu (19/8) sore menyusul sebanyak 18 rumah warga dan satu ruang kelas SMN 1 Dolok Masihul juga rusak dengan kondisi rusak berat dan ringan,” pungkas Rico Ebtian seraya menambahkan seluruh korban bencana telah didata.
Data korban dan langkah selanjutnya
Menurut keterangan BPBD, seluruh korban dan kerusakan telah didata. Sampai keterangan ini dirilis, data tersebut menjadi dasar penanganan lanjutan oleh pihak berwenang.
Warga di wilayah terdampak diminta waspada terhadap cuaca ekstrim yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Informasi resmi dan perkembangan penanganan akan bergantung pada hasil verifikasi dan laporan yang dikumpulkan instansi terkait.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...